Kapolri Keluarkan Maklumat Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada, Ini Aturannya - DINAMIKAKEPRI.COM

Kapolri Keluarkan Maklumat Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada, Ini Aturannya

 

Kapolri Keluarkan Maklumat Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada, Ini Aturannya
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.IK., M.Si. 

Dinamika Kepri, Batam – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada tahun 2020 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, menyikapi hal tersebut Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, Senin (21/9/2020).

"Pemilihan Kepala Daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara Konstitusional yang dilindungi oleh Undang-undang, maka diperlukan penegasan pangaturan agar tidak menjadi Klaster baru penyebaran Covid-19," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, menjelaskan tentang maklumat Kapolri tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya tentang maklumat Kapolri tersebut, untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 pada adaptasi kebiasaan baru, dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat:
  1. Dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid – 19.
  2. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid – 19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
  3. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.
  4. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan pemilihan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.
Kombes Pol Harry Goldenhardt S menambahkan, katanya jika ada perbuatan yang melanggar atau bertentangan dengan maklumat Kapolri itu, maka akan dilakukan tindakan sesuai undang-undang.

"Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan Kepolisian yang diperlukan sesuai Perundang-undangan yang berlaku. Seperti harapan kita bersama Pemilu Damai, Aman, Lancar, Sehat dan Selamat," tutup Kombes Pol Harry Goldenhardt S.




Scroll to top