Dua Personil Polda Kepri yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh - DINAMIKAKEPRI.COM

Dua Personil Polda Kepri yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh


Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Dinamika Kepri, Batam – Kabar gembira datang dari institusi Polri Polda Kepri di mana dua orang personel Polri inisial ISA dan HS yang sebelumnya terkonfirmasi positif terkena Virus Corona (Covid-19), saat ini dinyatakan telah sembuh. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S pada Jumat  (1/5/2020) malam.

Dijelaskannya, dua orang personel tersebut sebelumnya menjalani pendidikan pembentukan perwira polisi di Lemdiklat Polri, Sukabumi.

Saat dipulangkan ke Polda Kepri dan menjalani Karantina di RS. Bhayangkara Polda Kepri, kedua personel Polri tersebut dilakukan pemeriksaan Swab dengan hasil terkonfirmasi Positif Covid - 19.

Keduanya pun kemudian dirujuk ke RS. Galang guna penanganan karantina lebih lanjut.

Dalam masa perawatan karantina di RS. Galang, pada tanggal 20 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab.

Dari pemeriksaan itu hasilnya kemudian diketahui pada tanggal 25 April 2020 dengan terkonfirmasi negatif pertama.

Sebelum hasil Swab kedua diperoleh pada tanggal 23 April 2020, kemudian kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk ketiga kali dengan hasil diketahui pada tanggal 29 April 2020 dengan hasil dinyatakan kembali terkonfirmasi negatif kedua.

"Perlu diketahui, yang bersangkutan selama dalam perawatan karantina baik di RS. Bhayangkara Polda Kepri maupun di RS. Galang, tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti  (OTG), dan menyambut baik kabar gembira ini. Semoga semua pasien yang tengah menjalani perawatan di RS. Galang dapat sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga," jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Sebelum mengakhiri,  ia juga menghimbau agar seluruh warga masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah.

"Kembali disampaikan, kedisiplinan diri sendiri, dan mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran pandemi ini adalah merupakan kunci dari memutuskan mata rantainya," tutupnya. (Ril)




Scroll to top