Header Ads Widget

Terkait Batu Miring Runtuh, Pihak PT Kaliban Katakan Siap Tandatangani Kesepakatan

Suasana RDP.

Dinamika Kepri, Batam - Pihak sekolah Eben Heazer Batam dihadiri pihak PT Kaliban, BP Batam, DLH Batam, pihak Polsek Nongsa, Babinsa Nongsa, Sekcam Nongsa, Lurah Kabil, RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang pimpinan DPRD Kota Batam, Kamis (5/3).

Dipimpin Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Aliwasim, RDP yang digelar tersebut yakni terkait runtuhnya batu miring penahan tanah yang berada di belakang sekolah SD Eben Haezer II Punggur, Batam.

Dalam RDP itu, kedua belah pihak ditengahi anggota DPRD Batam mencari jalan solusi terbaiknya agar permasalahan itu dapat segera terselesaikan dengan baik.

Simanjuntak selaku Manager Oprasional PT. Kaliban mengatakan, pihaknya setuju dan akan menantangani kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

Sementara itu, untuk melihat kondisi di lapangan, Ruslan Aliwashim mengatakan pihaknya akan turun ke lokasi.

"Besok kita sama-sama ke lokasi untuk melihat," kata Ruslan.

Ruslan meminta agar seluruh yang hadir dalam RDP itu bisa ikut bersama untuk melihatnya. Ia juga berharap, dengan pertemuan di RDP itu, hubungan pihak PT. Kaliban dan pihak sekolah dapat semakin baik.

Batu miring itu sebelumnya runtuh pada hari Senin (9/12) pagi karena diduga tak mampu menahan air yang mana saat itu, selama beberapa hari, hujan mengguyur wilayah Kabil. (Ag)