Film The Hunt Sampaikan Pesan Moral, Jangan Membully Siapapun di Media Sosial - DINAMIKAKEPRI.COM

Film The Hunt Sampaikan Pesan Moral, Jangan Membully Siapapun di Media Sosial

 

Aktor Utama film The Hunt. (Foto: theguardian.com)

Dinamika KepriThe Hunt adalah sebuah judul film Amerika yang dirilis pada tahun 2020. Film ini dirilis pada tanggal 11 Maret 2020 di Britania Raya.

Film laga yang juga digambarkan sebagai film horor, sindiran atau thriller ini, disutradarai oleh Craig Zobel dan itulis oleh Nick Cuse dan Damon Lindelof dengan dibintangi oleh Betty Gilpin, Ike Barinholtz, Amy Madigan, Emma Roberts, Ethan Suplee dan Hilary Swank.

Pembuatan film ini menghabiskan biaya 15 juta USD atau setara uang indonesia sebesar Rp. 240 miliar.

Film yang memakai poster seekor babi ini, tidak layak untuk ditonton anak di bawah umur. Bukan karena mengandung adengan film dewasa, namun karena adegan tindak kekerasan yang tampilkan di dalam film terlalu vulgar dan ekstreem dan sangat tidak pantas untuk ditonton anak di bawah umur (-17 tahun).

Ceritanya, beberapa orang dijadikan para orang kaya menjadi bahan buruan di hutan Arkansas di negara bagian Amerika serikat. Orang yang diburu tersebut adalah orang-orang dianggap telah membully seorang wanita konglomerat di media sosial.

Para pembully secara bersamaan secara tidak sadar terbangun dari tidurnya dan berkumpul di tanah lapang tengah hutan dengan mulut terganjal suatu benda.

Saat terbangun mereka menemukan peti. Kemudian seorang pria membuka peti tersebut, setelah dibuka, seekor babi mungil keluar dari dalamnya. Tak hanya itu di dalam peti juga berisi senjata api, pisau dan kunci pembuka benda yang ganjal mulut para buruan.

Meski yang lain sudah mengingatkan bahwa peti itu hanya sebuah jebakan, namun pria itu tetap nogotot membukannya, dari situlah awal pembunuhan pembully dimulai para orang kaya tersebut.

Diakhir cerita, wanita konglomerat itu akhirnya terbunuh juga, begitu juga dengan orang kaya lainnya, sebab salah satu dari konstetan yang diburu adalah seorang wanita mantan militer yang pernah bertugas di Afganistan.

Wanita tersebut mahir menggunakan senjata, cerdas, mahir bela diri. Sebelum wanita konglomerat itu meninggal akibat pertarungan satu lawan satu, si wanita buruan mengatakan, bahwa si wanita konglomerat telah salah menangkap orang. Katanya ia tidak pernah membully siapapun.

"Saya tidak pernah membully anda. Ada banyak nama yang sama, bukan berarti saya orangnya, jadi anda salah menangkap orang," katanya.

Yuk, dari pada penasaran, baiknya tonton film The Hunt di bioskop kesayangan anda. Up, oh ya hampir lupa! Sekarang inikan pemerintah kita lagi giatnya mencegah penyebaran Covid-19 dengan telah memberlakukan social distacing. Artinya untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebarannya, kita harus ikut mematuhi himbauan pemerintah.

Tapi jangan sedih dulu, film ini bisa ditonton di rumah melalui jaringan internet. Tapi ingat, demi keamanan data-data pribadi dan kenyamanan anda, pilihlah situs penayang resmi, selamat menonton. (Ag)




Scroll to top