Header Ads Widget

Laporan Zukriansyah Direspon Bawaslu, Besok Dimusyawarahkan

Ir. Zukriansyah.

Dinamika Kepri, Batam - Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Batam dari jalur independen Zukriansyah - Eka Anita Diana (Zeta), sampai saat ini masih terus memperjuangkan hak politiknya di Bawaslu Kota Batam.

Perjuangan itu dilakukan karena syarat pendaftarannya ditolak oleh KPU.

Menurut Zukriansyah, penolakan yang dilakukan oleh KPU Batam duganya terlalu arogansi.

Kata dia, KPU terkesan sedang bermain dengan aturan-aturan yang memang semu dan tidak dapat diterjemahkan secara detail sehingga melaporkannya ke Bawaslu.

Baca juga: Kuasa Hukum Paslon Zeta Cawako Batam Laporkan KPU ke Bawaslu

Terkait penolakan itu, Zukriansyah mengaku banyak pihak yang meminta dia agar berpindah dari independen ke tempat lain, tetapi dia tidak mau mengkhianati harapan rakyat.

"Saya Zukriansyah, dengan ini menyatakan tidak akan pernah mencari-cari perahu lain untuk sebuah ambisi yang akhirnya terlihat ambisius," katanya kepada media, Jumat (28/2/2020).

"Walau banyak saran dan pandangan untuk berpindah dari independen ke tempat lain, dari Cawako ke Wawako dengan kendaraan lain, namun saya tidak akan pernah mau dan tidak akan pernah meludahi harapan masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada diri saya selama ini di jalur independen," lanjutnya.

Diakuinya, Pilwako yang diikutinya saat ini sudah mendapat dukungan yang sangat besar dari masyarakat, karena itu ia tak mau harapan rakyat yang dipercayakan padanya, jadi ternoda hanya gegara penolakan dari pihak KPU.

Kata dia lagi, meskipun ia diperlakukan tidak adil dan dizalimi, ia tetap tabah,  dan akan mencari keadilan agar harapan pendukungnya tidak pupus begitu saja.

Baca jugaCawali Batam Zukriyansah - Eka Anita Bawa 63.504 Formulir Dukungan ke KPU

"Mari doakan agar saya untuk keluar dari zona terzalimi ini. Jika tidak ada keadilan untuk diri saya dan Eka Anita Diana, saya tidak akan melaju kemanapun dan saya akan tetap menjadi diri saya yang idealis," tegasnya.

Dia juga menyampaikan, Bawaslu Batam baru saja mengirimkan surat pemeritahuan kepada tim Zeta, yang mana surat itu untuk mengundang menghadiri musyawarah penyelesaian sengketa yang dialaminya.

"Bersama pihak terkait, musyawarahnya akan dilakukan besok pada hari Sabtu tanggal 29 Februari 2020 pukul 14:00 Wib, di Kantor Bawaslu Kota Batam," tutup Zukriansyah. (Ril)