Aniaya Pacar karena Bertemu Mantan, Pria ini Dituntut 4 Bulan Penjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Selasa, Februari 04, 2020

Aniaya Pacar karena Bertemu Mantan, Pria ini Dituntut 4 Bulan Penjara

 

Terdakwa Muhammad Rifky Zidan. 

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Muhammad Rifky Zidan seorang pria remaja berumur 18 tahun yang diduga menganiaya pacarnya bernama Nuradisty Endah Oktari dengan cara menampar sebanyak empat kali dibagian wajah, dituntut jaksa 4 bulan penjara. Amar tuntutan itu dibacakan jaksa Samuel Pangaribuan saat agenda tuntutan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (3/2/2020).

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah bersalah melanggar sebagaimana diatur di dalam pasal 351 ayat 1 KUHP. Meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Muhammad Rifky Zidan dengan pidana penjara selama 4 bulan,” baca JPU Samuel dalam amar tuntutan.

Sebelum membacakan tuntutan, Jaksa Samuel mengatakan ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan dalam perkara itu di antaranya hal memberatkan dan hal meringankan. Hal memberatkan, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan luka lebam di muka korban serta meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa sopan selama persidangan, menyesali perbuatan, dan sudah ada perdamaian antara terdakwa dengan korban.

Setelah tuntutan dibacakan, hakim Taufik Nainggolan kemudian menanyakan kepada terdakwa Muhammad Rifky Zidan apakah akan mengajukan Nota Pembelaan (Pledoi) secara tertulis atau dilakukan secara lisan.

“Saya akan mengajukan Pledoi secara lisan saja yang mulia. Saya mohon keringanan hukuman. Saya sangat menyesal dan berjanji untuk tidak mengulainginya,” kata terdakwa Muhammad Rifky Zidan menjawab pertanyaan hakim.

Usai mendengarkan pembacaan tuntutan dan pembelaan (pledoi) dari terdakwa, majelis hakim kemudian menunda persidangn selama satu minggu untuk pembacaan putusan.

Dipersidangan sebelumnya, Selasa (21/1/2020), jaksa penuntut mengungkapkan kasus penganiayaan itu berawal ketika Rifky datang ke Mega Mall dengan tujuan untuk bertemu dengan pacarnya, Nuradisty Endah Oktari.

Namun pada saat hendak menemui kekasihnya itu, Rifky melihat Nuradisty sedang berbicara dengan mantan pacarnya, sehingga Rifky mengurungkan niatnya untuk bertemu saat itu.

Selanjutnya pada pukul 21.00 Wib, Rifky kembali lagi ke Mega Mall untuk menjemput Nuradisty. Setelah dijemput di dalam perjalanan tepatnya di pinggir Jalan Dekat Halte dataran alun–alun Engku Putri, Rifky mengajak pacarnya itu untuk berbicara.

"Kenapa kamu jumpai mantanmu? kenapa kamu kek gitu?," tanya terdakwa Rifky ke korban, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan.

Mendengar pertanyaan itu, korban (Nuradisty) hanya menunduk dan minta maaf ke terdakwa. Lalu diduga karena emosi, terdakwa langsung menampar wajah Nuradisty dengan menggunakan tangan sebanyak empat kali.

Dari kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di dahi atas, memar di sekitar mata, bengkak di dahi tengah dan luka lecet di bibir atas.

"Akibat perbuatannya terdakwa diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) KUHPidana," kata jaksa saat sidang agenda dakwaan waktu itu. (Ag)



Scroll to top