Terkait OJK Kepri, Laporan Erlina Bergulir di Pusat - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 28 January 2020

Terkait OJK Kepri, Laporan Erlina Bergulir di Pusat

  Dibaca: kali


Didampingi kuasa hukumnya saat Erlina melaporkan OJK Kepri ke Ombudsman Kepri, Senin (11/11/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Laporan Erlina ke Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kepri terkait dugaan maladministrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, saat ini tindak lanjutnya tengah bergulir di tingkat pusat Ombudsman Republik Indonesia maupun di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia. Hal itu disampaikan kuasa hukum Erlina, Manuel P Tampubolon kepada wartawan di kantornya, di bilangan Batam Center, Batam, Kepri, Senin (27/1/2020) sore.

"Laporan Erlina itu saat ini sedang ditindaklanjuti oleh Ombudsman Republik Indonesia dan sedang bergulir di pusat. Erlina juga sudah menerima surat tembusannya dari Ombudsman RI yakni pertanggal 21 Januari 2020 dengan nomor B/141 LM.23 K3/1/2020 ditandatangani oleh Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai. Tetapi surat itu kami terima pada tanggal 24 Januari 2020," ujar Manuel sembari menunjukan bukti suratnya.

Baca juga: Diduga Maladministrasi, Erlina Laporkan OJK ke Ombudsman

Kata Manuel, sesuai yang dilaporkan pelapor (Erlina=red), isi dalam surat itu Ombudsman RI meminta klarifikasi dugaan penundaan berlarut itu kepada Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK RI.

Selain itu, Ombudsman RI juga mempertanyakan bagaimana tentang prosedur penyelesaian laporan yang dilakukan OJK dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran di sektor jasa keuangan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

" Dalam surat itu ada beberapa poin yang ditanyakan Ombudsman RI ke Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK RI diantaranya tentang bagaimana prosedur penyelesaian laporan, bagaimana hasil tindak lanjut penyelesaian pengaduan dan apa kendala OJK dalam menindaklanjuti laporan Erlina," ucap Manuel P Tampubolon.

Baca juga:  Erlina Korban Dugaan Pemerasan Direksi PT. BPR Agra Dhana Melapor ke OJK

Ketika ditanya awak media ini berapa lama waktu yang diberikan Ombudsman RI ke Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK RI untuk mengklarifikasi surat itu, kata Manuel 14 hari.

"Ombudsman RI memberikannya waktu paling lambat 14 hari," cetusnya.

Terkait diterimanya laporan Erlina tersebut, selaku kuasa hukum pelapor, Manuel P Tampubolon mengatakan sangat mengapresiasi kinerja Ombudsman RI Perwakilan Kepri.

" Kami mengapresiasinya. Terima kasih kepada Ombusdman Kepri karena laporan kami sudah bergulir hingga Ombusdman RI dan ke OJK RI. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," tutur Manuel P Tampubolon mengakhiri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada tanggal 11 November 2019 yang lalu Erlina telah melaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri ke Ombudsman Kepri. OJK Kepri dilaporkan dengan dugaan maladministrasi.

Baca jugaLaporan Erlina ke Ombudsman Terkait Dugaan Maladministrasi OJK Kepri akan Masuk ke Tahap Pemeriksaan 

Erlina melaporkan OJK Kepri ke Ombudsman Kepri karena laporannya untuk meminta OJK Kepri agar mengaudit BPR Agra Dhana, tidak tercapai.

Kata Erlina, BPR itu harus audit agar ia bisa melihat data pencatatan perincian yang sudah dibayarkannya. Dalam hal ini Erlina mengaku mengalami kerugian sebesar Rp.929.853.879. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?