Menko Polhukam Mahfud MD Kunker ke Natuna - DINAMIKAKEPRI.COM

Kamis, Januari 16, 2020

Menko Polhukam Mahfud MD Kunker ke Natuna

 

Menko Polhukam Mahfud MD saat di Natuna, Kepri, Rabu (15/1). (F/Humas Prov.Kepri).

Dinamika Kepri, Natuna - Menko Polhukam Mahfud MD melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Ranai, Natuna, Kepri. Mahfud MD tiba di Bandara Raden Sadjad pada pukul 08.15 Wib, Rabu (15/1).

Kedatangan Menko Polhukam itu disambut oleh Plt Gubenur Kepri Isdianto, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Pangkogabwilhan I Laksdya Yudo Margono dan pejabat lainnya.

Setelah tiba di Bandara Raden Sadjad, rombongan kemudian menuju Faslabuh TNI AL Selat Lampa. Di Selat Lampa, Mahfud MD, Isdianto dan rombongan menuju KRI Semarang 594. Kepada Menko Polhukam, Pangkogabwilhan I juga memaparkan kondisi terkini terkait di Laut Natuna.

Mahfud MD, Isdianto dan rombongan juga menyaksikan Fly Pass TNI AU dari 4 pesawat tempur F16 dan Sailing Pass dari Anjungan Kapal. Ada 14 Kapal saat itu diantaranya Kapal Perang, Kapal Bakamla dan Kapal milik Polri.

Terkait kunjungan Mahfud MD itu, menurut Isdianto, kunjungan Presiden Jokowi sebelumnya dan kemudian dilanjutkan kehadiran Menkopolhukam adalah bukti perhatian serius pemerintah pusat terhadap Natuna.

"Kunjungan ini merupakan program-program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna, termasuk meningkatkan keamanan wilayah perbatasan yang sangat didukung dan semakin mempertegas perhatian pemerintah terhadap Natuna.," kata Isdianto.

Selain itu, Mahfud juga menegaskan bahwa Kedaulatan NKRI tidak ada tawar-menawar. Ia juga  mengajak semua masyarakat indonesia untuk menjaga hak kedaulatan laut Indonesia.

"Mari kita jaga hak berdaulat atas laut Indonesia, dan kita bukan sedang dalam perang oleh sebab itu instruksi Presiden harus kita jalankan,” kata Mahfud.

Terkait instruksi Presiden, kata Mahfud yang pertama adalah meningkatkan volume patroli di laut Indonesia. Kedua melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga serta hubungan antara pusat dan daerah mengenai pengelolaan Natuna kedepannya.

Kata Mahfud, pemerintah juga akan memaksimalkan pemanfaatan sentra-sentra kegiatan kelautan dan perikanan sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian Natuna.

Menurut Mahfud, kunjungannya ke Natuna itu adalah sebagai tindak lanjut atau memfollow-up arahan Presiden yang tetap menginginkan kedaulatan bangsa Indonesia tetap terjaga dan tidak dicuri oleh negara lain.

Kata dia, untuk masalah hak kedaulatan dan kedaulatan bangsa akan dilaksanakan oleh unsur TNI-Polri. Pemerintah akan menjaga rakyatnya termasuk para nelayan. Pemerintah juga akan terus melakukan pembangunan guna mendukung kegiatan pemanfaatan sumber daya laut yang kaya di Natuna. (Ril)



Scroll to top