Kabid Dokkes Polda Kepri: Kondisi Pasien Semakin Membaik - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 31 January 2020

Kabid Dokkes Polda Kepri: Kondisi Pasien Semakin Membaik

  Dibaca: kali


Kabid Dokkes Polda Kepri, Kombes Pol Muhammad Haris.

Dinamika Kepri, Batam - Terkait viralnya berita mengenai adanya warga Batam terpapar gejala Virus Corona dan Virus Pneumonia yang mematikan, untuk memastikan kebenaran berita tersebut, Satgas Penanggulangan Virus Corona RS. Bhayangkara Polda Kepri melakukan konfirmasi ke RS. Embung Fatimah, Rabu ( 29/1/2020).

Dari hasil konfirmasi itu diketahui bahwa pihak RS. Embung Fatimah memang benar telah merawat seorang pasien inisial R umur 40 tahun warga negara indonesia dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP) Jakarta.

Disebutkan, pasien inisial R yang bekerja sebagai Crew Kapal Tugboat Mayestik rute Singapore-Indonesia itu sebelumnya masuk ke Kota Batam melalui Pelabuhan Internasional Batam Center yakni pada hari Rabu, tanggal 29 januari 2020, kemudian pada pukul 12:30 Wib untuk ia berobat ke RS. Embung Fatimah,

" Saat pasien R memasuki Pelabuhan Internasional Batam Center, ia tidak terdeteksi Thermal Scanner karena sebelumnya meminum obat penurun panas. Dari penanganan dan pemeriksaan serta perawatan di ruang isolasi Bougenville RS. Embung Fatimah, hasilnya akan dikirimkan ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP) Jakarta untuk diperiksa," jelas Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol Muhammad Haris.

"Diperkirakan hasilnya akan keluar pada Senin tanggal 3 Februari 2020 mendatang. Diinformasikan juga bahwa sampai dengan hari ini kondisi dari pasien R juga semakin membaik, dan terus dilakukan pengawasan oleh Tim Dokter dari RS. Embung Fatimah," sambung Kombes Pol Muhammad Haris.

Kombes Pol Muhammad Haris menambahkan,  selain inisial R, sebelumnya ada 16 orang penumpang yang keluar dari kapal Mayestik. Ke 16 orang itu yakni terdiri dari 12 orang warga negara asing dan 4 orang warga negara indonesia. Saat ini ke-16 orang itu masih dalam penelusuran oleh Polresta Barelang berkoordinasi dengan imigrasi dan Dukcapil untuk mencari keberadaan serta alamatnya. Dari keempat warga negara indonesia itu, tiga diantaranya sudah diketahui alamat dan keberadaannya, dan akan segera ditindaklanjuti.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menanggulangi dan menindaklanjuti, Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam juga melakukan pemeriksaan secara itensif terhadap 8 orang ABK kapal Mayestik lainnya. Tak hanya ABK, Kapal Mayestik juga dilakukan pembersihan dengan Desinfektan.

Sebelum mengakhiri, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S juga kembali menghimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan tidak mudah panik dengan informasi-informasi yang beredar media sosial yang belum jelas kebenarannya. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?