Izinkan Orang Berjudi, Pemilik Warung Kopi Dihukum 6 Bulan Penjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Izinkan Orang Berjudi, Pemilik Warung Kopi Dihukum 6 Bulan Penjara

 

Ilustrasi (F/garudacitizen.com)

Dinamika Kepri, Batam - Terbukti bersalah menyediakan tempat untuk bermain judi remi (joker karo=red), Marlon Saragih divonis 6 bulan penjara oleh hakim oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (30/1/2020).

Dalam amar putusan, majelis hakim yang diketuai hakim Christo E.N Sitorus menyatakan terdakwa Marlon Saragih telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 303 Ayat (1) ke- 2 KUHP tentang perjudian.

"Menyatakan terdakwa Marlon Saragih  telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perjudian. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 (enam) Bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan, Memerintahkan barang bukti berupa 4 Seat kartu Remi, 2 buku catatan permainan dan kemenangan, dirampas untuk dimusnahkan. Menetapkan barang bukti berupa uang sebanyak Rp. 37 ribu, dirampas untuk negara," baca hakim Christo E.N Sitorus dalam amar putusan.

Terhadap putusan itu, jaksa penunut umum menerimanya, pasalnya vonis yang dijatuhkan hakim terhadap terdakwa sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut sebelumnya.

Sebagaimana diuraikan di dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang Manurung, Marlon Saragih sebelumnya diamankan polisi pada hari Sabtu tanggal 10 Agustus 2019 sekira pukul 17.00 wib di Warung Kopi depan Gereja GKPA Pasar Aviari, Batu Aji, Batam miliknya.

Ia diamankan karena memberikan ruang tempat atau memfasilitasi orang untuk bermain judi kartu remi di warung miliknya.

Marlon Saragih ditangkap, karena polisi sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa termpat di warung miliknya sering orang bermain judi kartu.

Setelah mendapat informasi tersebut, kemudian dua orang anggota Polisi, Ryo Tanamal Daulay dan Epri Chandra, kemudian datang berpura-pura ke warung Marlon Saragih sebagai pembeli.

Saat polisi memastikan kebenaran dari informasi itu, ternyata benar ada orang yang berjudi memakai kartu remi main joker karo dan langsung mengamankan 9 orang pemain yang saat itu sedang bermain judi di tempat itu. (Ag)




Scroll to top