Cuitan Akun #AkalSehat di Twitter Undang Polemik, Pemuda Nias Gerak Tuntut Permohonan Maaf - DINAMIKAKEPRI.COM

Cuitan Akun #AkalSehat di Twitter Undang Polemik, Pemuda Nias Gerak Tuntut Permohonan Maaf

 

 Ketua Gerakan Pemuda Nias Kota Batam, Leo Halawa, SH. 

Dinamika Kepri, Batam -  Cuitan pemilik akun Twitter #AkalSehat @RGFansclub2019 yang diduga akun milik seorang tokoh nasional, mengundang polemik di tengah masyarakat suku Nias, Jumat (31/1/2020).

Dalam cuitan Twitter #AkalSehat memosting cuitan: Aku punya anj*ng kecil ku beri nama laoli, dia senang bermain main harun namanya. Laoli kemari gug gug gug! #AkalSehat.

Cuitan itu diposting pada tanggal 30 Januari 2020 lalu kemudian cuitan viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Ketua Gerakan Pemuda Nias Batam Melawan Omongan Pemilik Akun Twitter #AkalSehat Leo Halawa di Batam dengan mengatakan, sangat menyayangkan cuitan tersebut. Karena menurutnya, itu sudah sangat merendahkan diri masyarakat Nias khusus bagi marga Laoli.

"Pernyataan pemilik akun yang diduga milik inisial RG itu sangat menyakiti hati masyarakat Nias. Terutama marga Laoli. Saya sebagai putra Nias tidak terima dengan komentar pemilik akun Twitter tersebut. Saya tidak dalam kapasitas politik. Tetapi, RG harus tahu bahwa Laoli itu bukan nama tetapi marga masyarakat indonesia asal Nias," kata Leo Halawa.

Foto discreen shoot dari laman akun Tweeter #AkalSehat.




Lanjut Leo, katanya ia memahami bahwa saat ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly sedang viral dipemberitaan terkait isu Masuki Harun. Tapi ia mengatakan tidak masuk ke ruang itu, sebab itu sudah masuk ruang politik.


"Saya hanya mempertahankan harkat dan martabat masyarakat Nias yang anda berikan nama anj*ng. Ini sangat ironis sekali. Saudara RG harusnya belajar dulu silsilah marga baru cuat-cuat ke media. Saya menyayangkan tokoh nasional sekelas RG bisa seperti demikian tanpa mempertimbangkan aspek sosial yang luas. Jangan karena kebencianmu terhadap seseorang, lalu semua satu suku kena imbasnya. Itu sangat-sangat disayangkan," ujar pria yang saat ini sebagai Koordinator Bidang Hukum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Kota Batam itu.

Untuk itu, Leo meminta klarifikasi RG atas itu dan meminta pertanggungjawaban moral RG untuk meminta maaf kepada masyarakat Nias khususnya kepada marga Laoli.

Foto discreen shoot dari laman akun Tweeter #AkalSehat.

 "Jika tidak, maka dengan terpaksa, kami akan mengambil langkah hukum selanjutnya. Dan jika tidak, kami akan gelar aksi damai di Monas agar RG segera ditangkap atas dugaan postingan itu," ancamnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa pastinya pemilik akun tersebut, namun akibat postingan itu telah membuat kehebohan dikalangan masyarakat khususnya di kalangan masyarakat Nias yang ada di Kota Batam.

Pantuan media ini, karena telah terlajur viral dan diduga banyak mendapat teguran dari netizen, pemilik akun  #AkalSehat  itu kemudian mengunggah postingan permintaan maaf. Postingan permintaan maaf itu diunggah pada hari Jumat 31 Jamuari 2020 sekitar pada pukul 15:00 Wib. (Red)




Scroll to top