Juanda Penghujat Presiden Joko Widodo di Facebook Divonis 8 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 12 December 2019

Juanda Penghujat Presiden Joko Widodo di Facebook Divonis 8 Bulan Penjara

  Dibaca: kali


Terdakwa Juanda saat sidang putusan di PN Batam, Kamis (12/12/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Juanda alias Juan Bin Angga Zaputra pemosting ujaran kebencian terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di media sosial Facebook (FB) divonis 8 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (12/12/2019).

Dalam amar putusan, majelis hakim yang diketuai hakim Taufik Abdullah Nenggolan didampingi dua hakim anggota, Dwi Nuranamu dan Yona Lamerossa Ketaren menyatakan terdakwa Juanda alias Juan Bin Angga Zaputra terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) sebagaimana dakwaan kesatu Jaksa Penuntut Umum (JPU) di dalam pasal 45A ayat (2) Undang- undang Republik Indonsia No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

" Menjatuh hukuman pidana terhadap terdakwa Juanda alias Juan Bin Angga Zaputra selama 8 bulan penjara dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar para terdakwa tetap ditahan. Menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp.10 juta subsidair 1 bulan kurungan," baca hakim Taufik Abdullah Nenggolan dalam amar putusan.

Vonis yang dijatuhkan hakim terhadap terdakwa yakni 4 bulan lebih ringan dari tuntutan jaksa Rumondang Manurung yang sebelumnya menuntut terdakwa 1 tahun penjara dan denda Rp 10 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Terhadap putusan itu, baik kepada terdakwa maupun jaksa, majelis hakim memberikan hak yang sama untuk menerima, pikir-pikir maupun untuk melakukan upaya banding.

Dalam perkara ini, Juanda dihukum 8 bulan penjara karena sebelumnya pada tanggal 01 Januari 2019 yang lalu dari rumahnya di Kavling Kamboja Sungai Pelungkut Kecamatan Sagulung Kota Batam, ia memosting ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo  di group facebook New Wajah Batam dengan menggunakan akun Facebook atas nama Gilang Ramadan.

Di group tersebut ia membagikan postingan  bertuliskan "Onde Mande! Demi Pencitraan Jokowi di Padang, Shaf Sholat dimundurkan, sholat jamaah apa ini???".

Tak hanya di group Facebook New Wajah Batam,  Ia juga membagikan postingan berupa gambar dan tulisan di group facebook GERAKAN 2019 GANTI PRESIDENT dengan gambar Joko Widodo, Megawati dan Ma’ruf Amin yang berisikan tulisan Koalisi PKI-P.

Selain itu, dibagian bawah pada gambar tersebut terdapat tulisan dengan kata-kata, "Ternyata Jokowi anak keturunan PKI". Tak hanya itu, ia juga memosting ujaran lainnya yakni terkait Mazhab suatu agama. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?