19,2 Kilo Sabu dari Bintan Diamankan Polisi - DINAMIKAKEPRI.COM

19,2 Kilo Sabu dari Bintan Diamankan Polisi


Saat ekspos barang bukti sabu sebanyak 19.255 gram dan kedua pelaku kepada media.

Dinamika Kepri, Batam -  Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri dari dua orang  pelaku berinisial FP dan AD berhasil mengamanakan 19.255 gram (19,2 kilogram) Narkotika jenis Sabu. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri pada Senin, (30/12) siang.

Dijelaskan, berawal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang laki-laki membawa, memiliki narkotika jenis kristal bening diduga sabu.

Mendapat informasi itu, kemudian personel Subdit III melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap 2 (dua) orang laki-laki yang kemudian diketahui bernisial FP Alias MN dan AD Bin AM di Pinggir Pantai Pulau Mantang Riau, Kecamatan Mantang, Kabupaten. Bintan, Senin (23/12) sekira pukul 23.00 Wib.

Dari pelaku berinisial FP di dapati membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening diduga sabu sekira seberat 19.255 gram.

Sabu itu disimpan di dalam satu buah jerigen warna biru yang berisikan sepuluh bungkus Narkotika jenis kristal bening diduga sabu yang dibungkus dengan plastik bening sekira seberat 10.823 gram  dan satu buah jerigen warna biru yang berisikan delapan bungkus Narkotika jenis kristal bening diduga sabu yang dibungkus dengan plastik bening sekira seberat 8.432 gram juga ditemukan diatas Spead Boat Fibber mesin 85 PK.

Selain itu, dua unit handpone milik pelaku FP yakni satu warna putih merk Xiaomi Redmi 6 dan satu warna hitam merk Nokia 106, empat lembar pecahan uang Rp.100 ribu serta satu lembar pecahan uang Rp.50 ribu milik pelaku diamankan dijadikan barang bukti.

Kemudian dari pelaku berinisial AD disita satu  buah KTP asli atas nama tersangka. Selain itu dua unit handpone yakni satu warna putih merk Oppo dan satu handpone warna ungu merk nokia N1280 serta satu unit Pompong kayu bermesin Jiangdong 32 PK juga dijadikan barang bukti.

Katanya, dari hasil interogasi,  FP Alias MN mengaku bahwa narkotika jenis sabu didapatnya dari inisial NS (DPO). Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku diancam dengan pasal  114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), Jo pasal 132 ayat (1) undang – undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Ril)




Scroll to top