Prajurit dan Ibu-ibu Jalasenastri di Lantamal IV Ikuti Sosialisasi Bahaya Radikalisme - DINAMIKAKEPRI.COM

Prajurit dan Ibu-ibu Jalasenastri di Lantamal IV Ikuti Sosialisasi Bahaya Radikalisme



AKBP Tidar Wulung Dahono saat menyampaikan materi tentang Bahaya dan Pencegahan Radikalisme.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang – Segenap prajurit Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV dan ibu-ibu Jalasenastri mengikuti acara Sosialisasi Bahaya Dan Pencegahan Radikalisme yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Selasa (12/11).

Acara yang digelar selama satu hari itu dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya radikalisme sekaligus memberikan petunjuk dan arahan bagaimana mengambil sikap dan langkah-langkah tindakan preventif .

Selain itu, juga untuk mencegah terhadap bahaya paham radikalisme. Sebagai wujud tanggung jawab pembinaan terhadap seluruh Prajurit dan Jalasenastri di jajaran Lantamal IV Tanjungpinang dengan Narasumber yaitu AKBP Tidar Wulung Dahono yang jabatan sehari-hari sebagai Kasubdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Kepri.

Pada kegiatan itu, dalam kata sambutannya, Danlanamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan bahwa perkembangan media sosial dapat merubah prilaku.

AKBP Tidar Wulung Dahono menerima cendra mata dari Danlanamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah.
" Perkembangan teknologi dan informasi dewasa ini, berdampak pada perubahan perilaku di masyarakat, di mana melalui media sosial yang semakin berkembang cenderung membawa perubahan pola perilaku etika dan norma, salah satu yang sangat ekstrem dan berbahaya adalah masuknya paham radikalisme global," kata Danlantamal IV.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi hal tersebut, para Prajurit dan Jalasenastri di jajaran Lantamal IV dituntut agar dapat menyikapi secara bijak perkembangan situasi di lingkungan tempat tinggal dengan cara selektif dalam penggunaan media sosial dan menghindari komentar-komentar negatif terhadap kebijakan negara dan pimpinan TNI.

“Hindari penyebaran berita hoax dan menyesatkan yang dapat menyebabkan tereduksinya nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal sehingga dapat mengancam persatuan dan kesatuan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," pesannya.

"Paham radikalisme merupakan ancaman serius bagi kita semua, untuk itu, saya menghimbau kepada semua yang hadir diruangan ini agar benar-benar menyimak materi yang akan disampaikan oleh tim sosialisasi dari Polda Kepri, sehingga keluarga besar Lantamal IV dapat terlepas dari bahaya paham radikalisme," tutupnya.

Hadir pada acara tersebut  jufa dihaditi para Pejabat Utama Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi Kolonel Laut (T) Mulyatna, Para Kepala Dinas dan Kepala Satua Kerja Lantamal IV, Para Pamen Lantamal IV, Ketua Korcab IV DJA I Ny. Musyarafah Ridwan, Ketua Cabang 6 Korcab IV Lanal Batam Ny.Evi, Ketua Cabang 4 Kocab IV Fasharkan Mentigi Ny. Nunik Yuli Utami. (Ril)




Scroll to top