Mugianto Bin Prapto Pelaku Curas Divonis 1 Tahun 6 Bulan - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, November 20, 2019

Mugianto Bin Prapto Pelaku Curas Divonis 1 Tahun 6 Bulan

  Dibaca: kali


Ilustrasi. (F/radarcirebon.com)

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Mugianto Bin Prapto Sudarmo pelaku tindakan pidana pencurian dengan kekerasan terhadap korban Siti Rohyatun (35), divonis 1 tahun dan 6 bulan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (19/11/2019).

" Mengadili, menyatakan terdakwa Mugianto Bin Prapto Sudarmo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan sebagaimana diatur dalam Pasal 365  ayat (2) ke 1 KUHP. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu tahun dan 6 bulan," baca hakim dalam amar putusan.

"Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan. Menetapkan barang bukti berupa satu unit handphone merk Redmi C1 warna biru  dan satu buah sendok warna silver yang sudah dimodifikasi dengan bentuk tajam/runcing, dirampas untuk dimusnahkan. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa sejumlah Rp.5 ribu rupiah," lanjut hakim.

Vonis yang dijauhkan majelia hakim terhadap terdakwa yakni 6 bulan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nursahaniati sebelumnya menuntut terdakwa 2 tahun penjara.

Sebagaimana diuraikan dalam dakwaan, sebelumnya Mugianto ditangkap oleh pihak kepolisian dari Polsek Batuaji, Batam. Mugianto ditangkap atas laporan Siti Rohyatun.

Siti Rohyatun melaporkannya Mugianto Bin Prapto karena 1 unit Handphone  merk Redmi C1 warna biru miliknya, dicuri Mugianto.

Selain mencuri HP korban yang sedang dicas saat ditinggal sesaat ke toilet, Mugianto juga menganiaya korban dengan menggunakan sendok yang sudah dimodifikasi dengan bentuk tajam dan runcing.

Akibat perbuatan Mugianto Bin Prapto, selain kehilangan Hp, korban mengalami luka dibagian kepalanya.

Sebagaimana dalam alat bukti Visum Et Repartum dari Rumah Sakit Graha Hermine Nomor : 1033/VERS/RSGH/VIII/2019 tanggal 21 Agustus 2019 yang ditandatangani oleh Dokter pemeriksa  Dr.BETHA dengan hasil pemeriksaan fisik, kepala titik dua terdapat dua buah luka lecet di kepala bagian tengah atas ukuran luka lecet I titik dua nol koma lima kali nol koma satu centimeter, luka lecet II titik dua nol koma lima kali nol koma satu centimeter. (Ag)


Apa reaksi anda tentang artikel ini?