Jual Sabu, Andri Firdaus ASN Bapas Tanjungpinang Divonis 6 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 28 November 2019

Jual Sabu, Andri Firdaus ASN Bapas Tanjungpinang Divonis 6 Tahun Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terpidana 6 tahun, Faisal dan Andri Firdaus. 

Dinamika Kepri, Batam - Dua terdakwa sidang perkara Narkotika jenis sabu seberat 7,15 gram dan 1 butir pil ekstasi berbentuk kodok, Andri Firdaus yang merupakan ASN di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpinang dan rekannya terdakwa Faisal alias Cacing, akhirnya divonis 6 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (28/11/2019).

Dalam amar putusan, majelis hakim yang diketuai Marta Napitupulu didampingi Reni Pitua Ambarita dan Egi Novita serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mega Tri Astuti dalam persidangan, menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan hukuman terhadap kedua terdakwa, Andri Firdaus, ASN di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpinang dan terdakwa Faisal alias Cacing masing-masing dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” kata hakim Marta membacakan amar putusan.

“Hukuman kalian kami tidak naikan dan tidak kurangi, tapi saudara (Andri Firdaus, ASN Bapas - red) harus ingat , Kamu adalah petugas Bapas, tapi kami tidak memasukan ke hal memberatkan buat kamu,” sambung Marta usai membacakan putusan.

Terhadap putusan, kedua terdakwa kepada hakim mengatakan menerima hukumannya. Begitu juga dengan JPU Mega Tri Astuti juga menerimanya pasalnya sebelumnya keduanya dituntut  6 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Berdasarkan surat dakwaan, sindikat peredaran Narkotika yang melibatkan ASN Bapas Tanjungpinang itu terungkap setelah aparat kepolisian terlebih dahulu menangkap terdakwa Faisal alias Cacing di dalam rumahnya yang beralamat di Kampung Bugis Pasir Putih RT.004 RW.001, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Batam.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 7,15 gram dan 1 butir pil ekstasi berbentuk kodok.

Menurut pengakuan terdakwa Faisal alias Cacing setelah ditangkap, semua barang bukti tersebut ia beli dari terdakwa Andri Firdaus (ASN Bapas=red) seharga Rp 5 juta.

Sedangkan Andri Firdaus ditangkap Polisi di dalam Kapal Ferry Marina saat berlayar dari Tanjung Pinang menuju Kota Batam.

Setelah dilakukan interogasi, terdakwa mengaku menyediakan narkotika tersebut dan menjualnya kepada terdakwa Faisal.

Selain menjual, Andri Firdaus juga mengaku sering mengkonsumsi barang haram tersebut di rumah terdakwa Faisal secara bersama - sama.  (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...