Bandar Togel, Perekap dan Pembeli Ditangkap Polisi, BB Uangnya Belasan Juta Rupiah - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 29 November 2019

Bandar Togel, Perekap dan Pembeli Ditangkap Polisi, BB Uangnya Belasan Juta Rupiah

  Dibaca: 1 kali


Wadir Rekrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto, S.Sos., S.IK  dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno saat Konferensi Pers di Polda Kepri, Jumat (29/11/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Ditreskrimum Polda Kepri berhasil mengamankan sembilan orang tersangka tindak pidana perjudian Toto Gelap (Togel) berjenis Siejie Singapura dan Siejie Hongkong di Batam. Hal itu disampaikan pada Konferensi Pers oleh Wadir Rekrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno bertempat di Polda Kepri, Jumat (29/11/2019).

Kesembilan tersangka tersebut yakni berinisial IS berperan sebagai Bandar, ES berperan sebagai pengendali server,  GP berperan sebagai pengumpul, dan TP berperan sebagai Perekrut serta TM, IH dan RS sebagai perekap atau penulis dan UIS serta RS sebagai pembeli.


Pengungkapan tindak pidana perjudian berdasarkan informasi dari masyarakat, pada enam TKP antara lain diantaranya di Cucian mobil Gabe Mitra Mall Batuaji, Kedai kopi Manalu Sagulung, Simpang RKT pasir putih Sagulung, Warung kopi Kavling Seroja Batuaji, Warung kopi pak Tampu di Kavling Baru Batuaji dan di Ruli Genta satu Batuaji.

"Pengungkapan berawal dari hasil pengungkapan di cucian mobil Gabe Mitra Mall Batuaji, kemudian dikembangkan ke TKP lainya," kata Wadirreskrimum Polda Kepri, AKBP Arie Dharmanto.

Untuk Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan polisi dalam yakni berupa uang Tunai sejumlah Rp. 12.732.000, Handphone berbagai merk sebanyak 12 unit, Buku tulis sebanyak 6 buah, Pulpen 4 buah dan 1 unit Laptop.

" Dari hasil pengungkapan ini, bukan berarti berhenti sampai disini, namun akan terus dilakukan pengembangan lagi untuk mengungkap tempat-tempat perjudian Siejie yang ada di wilayah Kepulauan Riau khususnya di Kota Batam. Dari kesembilan tersangka yang diamanakan ada beberapa nama yang pernah terjerat dengan kasus yang sama," tutup AKBP Arie Dharmanto. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...