Yuslani dan Cecep Perampas HP Theresia Rut Margareta Terancam 12 Tahun Penjara - DINAMIKAKEPRI.COM

Yuslani dan Cecep Perampas HP Theresia Rut Margareta Terancam 12 Tahun Penjara

 

Kedua terdakwa usai menjalani sidang pemeriksaan di PN Batam, Selasa (1/10).

Dinamika Kepri, Batam -  I Yuslani alias Yudi dan Cecep Hermanto pelaku perampas Handphone (HP) milik Theresia Rut Margareta di Jl. Seraya Atas, Batam pada tanggal 10 Juni 2019 lalu, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (1/10/2019).

Pada sidang pemeriksaan kedua terdakwa ini, kepada majelis hakim yang diketuai hakim Marta Napitupulu, terdakwa mengakui kesalahannya.

Terdakwa yang mengaku tukang parkir itu mengatakan, ia nekat merampas HP milik korban, karena ingin menelepon orangtuanya di kampung.

" Mau nelpon ibu di kampung yang mulia," kata  I Yuslani ke hakim.

Kepada majelis hakim, I Yuslani juga mengaku belum pernah di penjara sebelumnya, sedangkan terdakwa Cecep Hermanto alias Cecep Bin Mahidin sudah pernah di penjara.

Terhitung baru bebas, sebelumnya di tahun 2017 terdakwa Hermanto pernah di penjara 2 tahun karena melakukan penggelapan sepeda motor Merk/Type Suzuki milik Herianto dengan cara meminjam.

Kepada jaksa penuntut Mart Mahendra Sebayang, pada sidang ini kedua terdakwa mengaku mengambil HP milik korban dengan cara merampas.

Setelah mendengar pengakuan dari kedua terdakwa, majelis hakim lalu menunda sidang 1 minggu ke depan dengan agenda sidang tuntutan jaksa terhadap kedua terdakwa.

Sebagaimana diuraikan dalam dakwaan, awalnya kedua terdakwa ini berbocengan menaiki sepeda motor dari pasar Jodoh menuju  Seraya Atas.

Setelah di Seraya Atas,  terdakwa Yuslani yang dibonceng Hermanto melihat Theresia Rut Margareta sedang menelepon.

Melihat itu, terdakwa Yuslani lalu turun dari motor dan langsung merampas HP milik korban. Meski sempat terjadi tarik menarik dengan korban, kedua terdakwa berhasil membawa HP merk Samsung J4 warna Gold milik korban. Namun setelah kejadian itu dilaporkan, tak lama keduanya pun berhasil ditangkap polisi.

Akibat perlakuannya, korban Theresia Rut Margareta mengalami kerugian sebesar Rp.3.470.000.  Dan mempertanggungjawabkan perbutannya, kedua terdakwa didakwa jaksa dengan ancam pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (2) ke -2 KUHPidana tentang pencurian dengan cara bersekutu.

Dari pasal yang didakwan jaksa penuntut umum, jika terbukti bersalah, kedua terdakwa terancam pidana selama 12 tahun penjara. (Ag)




Scroll to top