Ketahuan Sembunyikan Sabu di Sandal, Faridah Dituntut 17 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 31 October 2019

Ketahuan Sembunyikan Sabu di Sandal, Faridah Dituntut 17 Tahun Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Faridah saat seusai menjalani tuntutan di PN Batam, Kamis (31/10). (F/Adonara).

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Faridah kurir Narkotika tujuan Batam-Surabaya dengan barang bukti sabu seberat 505 gram, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 17 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsidair 1 tahun kurungan.

Dihadapan ketua majelis hakim, Muhammad Chandra di  Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (29/10), JPU menyatakan terdakwa Faridah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika jenis sabu seberat 505 gram melanggar pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menanggapi tuntutan itu, terdakwa Farida tanpa didampingi penasehat hukumnya pada saat persidangan langsung melakukan pembelaan (Pledoi) secara lisan memohon keringanan hukuman.

“Yang mulia, saya memohon keringanan hukuman. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” kata terdakwa Farida.

Usai mendengar pledoi dari terdakwa, majelis hakim kemudian menunda persidangan selama satu minggu ke depan dengan agenda sidang pembacaan putusan.

Sebagaimana diuraikan di dalam dakwaan JPU sebelumnya, terdakwa Farida ditangkap petugas Bea cukai Bandara Hang Nadim, Batam, Kepri.

Ia ditangkap karena mencurigai gerak- geriknya sangat mencurigakan pada saat melewati pintu pemeriksaan metal detektor di bandara.

Dari tiketnya, terdakwa saat itu hendak ke Surabaya menggunakan maskapai penerbangan Lion Air. Dari kecurigaan tersebut, petugas kemudian melakukan penggeledahan badan serta semua barang- bawaannya.

Setelah diperiksa, dari sandal sebelah kiri dan kanan yang di pakainya, petugas menemukan dua bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu seberat 244 gram dan 261 gram. (Ag/KN)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...