Gelapkan Uang Yayasan Guru TK ini Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 11 October 2019

Gelapkan Uang Yayasan Guru TK ini Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terpidana Maria Imaculata Dianita. 

Dinamika Kepri, Batam - Akibat menggelapkan uang sekolah Rp 58 juta di Yayasan Sekolah Tunas Indonesia, Batu Aji, Batam, Kepri, Maria Imaculata Dianita dijatuhi hukuman 2 tahun dan 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam. Kamis (10/10/2019).

Majelis hakim memutuskan terdakwa Maria Imaculata Dianita terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dalam dakwaan primer pasal 374 pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun dan 8 bulan kepada terdakwa  Maria Imaculata Dianita," Bca Hakim Ketua Renni Pitua Ambarita, dalam amar putusan, Kamis (10/10/2019).

Terhadap putusan itu, terdakwa menyatakan menerima vonis tersebut. Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mega Tri Astuti juga menyatakan demikian.

Vonis yang dijatuhkan terhadap Maria Imaculata Dianita 4 bulan lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya dituntut 3 tahun penjara.

Diuraikan dalam surat dakwaan, terdakwa yang juga guru wali kelas di Yayasan Sekolah Tunas Indonesia ini  menggelapkan uang sekolah sekitar Rp 58.200.000.

Uang tersebut merupakan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), uang buku, uang pendaftaran dan baju olahraga dari wali murid sekolah. Namun oleh terdakwa yang mendapatkan mandat untuk menerima pembayaran tersebut malah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Penggelapan itu terjadi sejak tahun 2017 dan terbongkar setelah kepala sekolah mengetahui banyaknya siswa yang menunggak uang buku dan SPP.

Kepala sekolah kemudian memanggil orangtua siswa yang diketahui menunggak. Namun setelah mereka memperlihatkan tanda bukti pembayaran berupa kwitansi maupun kartu SPP, barulah diketahui bahwa uang itu tidak disetor Maria Imaculata Dianita ke Nurani Sinuraya (korban) pemilik Yayasan.

Akibat perbuatannya, Nurani Sinuraya pemilik Yayasan mengalami kerugian kurang lebih Rp 58.200.000. Bahkan sebelum dilaporkan, Maria Imaculata juga sempat kabur untuk menghindari tuntutan dari pihak sekolah. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...