Thinesh Kumar Nayar BB Ganja 12 Gram Dituntut 6 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 17 September 2019

Thinesh Kumar Nayar BB Ganja 12 Gram Dituntut 6 Tahun Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Thinesh Kumar Nayar (kanan).

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Thinesh Kumar Nayar  Barang Bukti (BB) Ganja 12 Gram dituntut jaksa 6 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan oleh jaksa Immanuel menggantikan jaksa penuntut Rumondang Manurung, Selasa (17/92019) sore di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Dalam amar tuntutanya, Jaksa Immanuel menyatakan terdakwa Thinesh Kumar Nayar telah terbukti dan meyakin secara sah bersalah dengan tanpa hak atau melawan hukum dalam perbuatan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur di dalam pasal 111 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," baca Immanuel.

"Menuntut terdakwa 6 tahun penjara dikurangi selama terdakwa ditahan denda Rp 800 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka dikenakan 6 bulan kurungan penjara. Menyatakan barang bukti berupa Narkotika sebagaimana terlampir dalam perkara, dirampas untuk dimusnahkan, dan membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu rupiah," sambung Immanuel mengakhiri.

Baca jugaPatentengan, Gembong Narkoba Asal Malaysia ini Acungkan Jari Tengah ke Wartawan

Terhadap tuntutan itu, setelah melakukan kordinasi dengan penasehat hukumnya, kepada majelis hakim yang diketuai Marta Napitupulu didampingi dua hakim anggota, Renni Pitua Ambarita dan Egi Novita, terdakwa mengatakan, akan melakukan pembelaan secara tertulis.

Begitu juga dengan Penasehat Hukum (PH) terdakwa, kepada hakim Rachmad Lubis juga mengatakan akan membuat pembelaan (pledoi) secara tertulis terhadap terdakwa.

Setelah mendengar itu, majelis hakim lalu menunda sidang ini satu minggu ke depan dengan agenda untuk mendengarkan pembelaan dari PH terdakwa maupun pembelaan dari terdakwa sendiri.

Sebelumnya, sebagaimana diuraikan dalam dakwaan jaksa penuntut umum, Thinesh Kumar Nayar  diamankan polisi karena dari kamarnya di kapal Global 60 ditemukan Narkotika jenis ganja seberat 12 gram.

Waktu itu pada hari Kamis tanggal 09 Mei 2019 sekitar 05:00 Wib,  terdakwa bersama kru kapal diamankan  oleh tim gabungan dari Mabes Polri bersama Kanwil DJBC Kepri karena Kapal Global 60 yang dikomandoi terdakwa memasuki perairan indonesia.

Dalam fakta persidangan, terdakwa mengaku kalau ganja itu bukanlah miliknya. Kata dia ganja itu
ditemukannya  di dalam kapal.

Baca jugaWarga Malaysia ini Kecewa Lantaran Permintaannya di Hukum Mati tidak Dikabulkan Hakim

Selain itu, akuinya bahwa hasil tes urine yang dilakukan oleh penyidik terhadapnya sebanyak dua kali, juga hasilnya negatif, dan itu dibenarkan oleh saksi penyidik.

Terdakwa mengaku ganja kering itu ditemukan polisi atas pengakuannya sendiri. Ia mengaku kepada petugas Kanwil DJBC Kepri saat diperiksa mengenai Kapal Global 60, terdakwa mengaku kalau ia ada menemukan ganja di kapal tersebut.

Mendapat pengakuan itu, pihak Bea Cukai yang sebelumnya telah menarik kapal Global 60 ke Dermaga Batuampar, Batam, lalu mengabarinya ke tim pihak polisi.

Mendapat informasi itu, polisi pun bergerak cepat melakukan pencarian, dan berhasil menemukan ganja 12 gram itu di kamar terdakwa.

Selain itu terdakwa juga mengaku, bahwa Kapal itu  memasuki zona ZEE bukan karena kehendak dari Nakhoda, namun dikarenakan badai dan arus deras menghanyutkan mereka sehingga masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif ( ZEE) Indonesia.

Pantuan media ini, perkara ini berawal dari kapal Global 60 memasuki perairan indonesia, namun dalam persidangan, kapal global 60 itu tidak dijadikan jaksa untuk barang bukti.

Saat awak media ini menanyakan tentang di mana saat ini keberadaan kapal itu ke PH terdakwa, Rachmat Lubis menjawabnya bahwa kapal itu telah hilang.

" Kapal itu sudah hilang, hilangnya usai lebaran yang lalu," ucap Rachmad Lubis usai sidang menghadiri sidang terdakwa Thinesh Kumar di PN Batam. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...