Terlibat Narkotika, Dua Oknum Guru di Batam ini Dituntut Ringan 4 Tahun 6 Bulan - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 6 September 2019

Terlibat Narkotika, Dua Oknum Guru di Batam ini Dituntut Ringan 4 Tahun 6 Bulan

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Irawan Nurdiansyah dan Khairil Amri. 

Dinamika Kepri, Batam -  Meski barang barang bukti di atas 0,5 gram, dua terdakwa Irawan Nurdiansyah dan Khairil Amri sidang perkara kepemilikan Narkotika jenis sabu seberat 0,9 gram, dituntut ringan, hanya dituntut 4 tahun 6 bulan penjara denda 1 miliar subsidair 6 bulan penjara, Kamis (5/9/2019).

Jaksa penuntut Karya So Immanuel digantikan Jaksa Samuel Pangaribuan dalam tuntutannya menyatakan terdakwa Irawan Nurdiansyah dan terdakwa Khairil Amri terbukti bersalah melanggar dakwaan subsidair pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Menyatakan barang bukti sabu seberat 0,9 gram dan alat hisap sabu (bong) serta 1 mancis, dirampas untuk dimusnahkan.

Terhadap tuntutan itu, kedua terdakwa menyatakan akan melakukan pembelaan. Setelah mendengarkan jawaban dari kedua terdakwa, majelis hakim yang diketuai Muhammad Chandra lalu menunda sidang selama dua minggu ke depan dengan agenda unutk mendengarkan pledoi dari kedua terdakwa.

Sebelumnya, kedua terdakwa ini ditangkap BNNP Kepri pada tanggal 16 Februari 2019 malam di dalam rumah dinas SDN 004 Batu Aji, Batam.

Saat dilakukan pemeriksaan, dari dua guru SD ini, petugas BNNP Kepri menemukan barang buki 1  bungkus plastik bening berisi sabu seberat bruto 0,5 gram dan 1 bungkus plastic bening berisi sabu seberat 0,4 yang disimpan didalam boneka serta menemukan alat hisap bong dan mancis.

Menurut pengakuan kedua terdakwa, sabu itu dibeli mereka seharga Rp 300 ribu dari seseorang yang bernama Ahmad (DPO).

Sebelumnya, jaksa penuntut mendakwa kedua terdakwa ini dengan dakwaan pertama (Primer) pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsidair pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau kedua pasal 127ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...