Terdakwa Thines Kumar: Saya Ditekan, Juhrin Pasaribu: Itu tidak Benar - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 11 September 2019

Terdakwa Thines Kumar: Saya Ditekan, Juhrin Pasaribu: Itu tidak Benar

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Thines Kumar (kanan).
Dinamika Kepri, Batam - Juhrin Pasaribu bantah pernyataan terdakwa Thines Kumar yang menyatakan telah ditekan selama proses penyidikan.

"Itu tidak benar Tulang! Saya tidak ada menekannya. Saya cuma bilang kalau dia terancam 4 tahun penjara. Itu saja,  mungkin karena dengar itu dia jadi stress. Jadi tidak benar saya menekannya,'' kata Juhrin usai menghadiri sidang terdakwa lain di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (11/9) sore ke awak media ini.

Sebelumnya pada hari Selasa 10 September 2019 kemarin, terdakwa Thines Kumar disidangkan di PN Batam.

Pada sidang pemeriksaan verbalisan itu, kepada hakim terdakwa mengatakan kalau ia telah mendapatkan tekanan dari pengacara yang mendampinginya saat penyidik melakukan Berita Acara Perkara (BAP) terhadap dirinya di Polresta Barelang.

"Encik yang duduk di sini tadi menekan saya saat di BAP, bahkan saya sampai menangis. Encik itu menakut-nakuti, katanya saya akan di penjara 5 tahun," ucap terdakwa warga negara Malaysia itu kepada hakim Marta Napitupulu, Selasa (10/9) sore.

Juhrin Pasaribu, SH. (F/Batamtoday.com)
Terdakwa mengatakan Encik yang duduk di sini, karena Juhrin Pasaribu sempat hadir menyaksikan sidang terdakwa itu, namun pergi sebelum sidang berakhir.

Dalam perkara ini, terdakwa Thines Kumar disidangkan karena polisi sebelumnya menemukan Narkotika jenis ganja seberat 12 gram dari kamar terdakwa dari atas kapal Global 60.

Ganja itu ditemukan polisi karena pengakuan dari terdakwa sendiri ke petugas Bea Cukai yang memeriksanya.

Ke pihak Kanwil DJBC Kepri yang memeriksanya terkait kapal Global 60 memasuki perairan indonesia, terdakwa mengaku kalau ada menyimpan 2 paket ganja di dalam kamarnya.

Dalam perkara ini, untuk mempertangungungjawabkan perbuatannya, jaksa mendakwa terdakwa dengan ancaman pidana dalam Pasal 111 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Kedua  pasal  127 ayat (1) huruf (a) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, atau Ketiga ancam pidana pasal 131 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...