Sesuai Tuntutan, Ari Andika Bin Heri Irawan Pemilik Sabu 0,80 Gram Divonis 6 Tahun, Jaksa Samuel: Pikir-pikir - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 6 September 2019

Sesuai Tuntutan, Ari Andika Bin Heri Irawan Pemilik Sabu 0,80 Gram Divonis 6 Tahun, Jaksa Samuel: Pikir-pikir

  Dibaca: 1 kali


Terpidana 6 tahun penjara, Ari Andika Bin Heri Irawan (baju merah).

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa Ari Andika Bin Heri Irawan pemilik barang bukti sabu seberat 0,80 gram divonis 6 tahun penjara denda Rp 1 Miliar subsidair 6 bulan kurungan penjara, oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (5/9/2019).

Dalam amar putusan, majelis hakim yang diketuai Muhammad Chandra didampingi dua hakim anggota, menyatakan terdakwa Ari Andika Bin Heri Irawan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman” sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsidair penuntut umum pasal 112 ayat(1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama enam tahun dan denda sejumlah satu miliar rupiah dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6bulan. Memerintahkan agar masa penangkapan dan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan agar barang bukti berupa dua paket/bungkus serbuk kristal narkotika jenis sabu, dirampas untuk dimusnahkan," baca hakim Muhammad Chandra dalam putusan.

Terhada putusan itu, kepada majelis hakim, terdakwa Ari Andika Bin Heri Irawan menyatakan menerima putusan tersebut.

" Terima yang mulia," jawab Ari Andika.

Beda pula dengan jaksa penuntut Samuel Pangaribuan, meski putusan terhadap terdakwa sesuai dengan tuntutan jaksa sebelumnya, jaksa pengganti jaksa Chandra Kirana itu malah menyatakan pikir-pikir.

" Pikir-pikir," kata jaksa Samuel kepada hakim.

Mendengar itu, hakim Muhammad Chandra terlihat terkejut. " Loh, putusan sama dengan tuntutan kenapa pikir-pikir pula? Ya sudahlah itu dianggap diterima, begitulah kalau perkara dititip-titip," kata hakim Chandra sembari tersenyum disambut tawa hakim Jasael.

Sebelumnya sebagaimana diuraikan dalam dakwaan, Ari Andika ditangkap anggota Sat Resnarkoba Polresta Barelang pada Senin tanggal 08 April 2019 malam saat di Tepi Jalan Pelita 7 Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Dari Ari Andika polisi berhasil mengamankan 2 paket bungkus Narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik transparan dari saku celananya.

Ari mengaku sabu itu adalah pesanan seseorang bernama Yuasa (DPO) seharga Rp 300 ribu lalu diperoleh dari orang bernama Rizal (DPO) dan Wily (DPO) di sebuah warung nasi Padang di dekat Pom Bensin Jodoh, Batam. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...