Akibat Lego Janggar Gratis, Murkesh Kumar Nahkoda Kapal MV Winwin Dituntut 7 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 26 September 2019

Akibat Lego Janggar Gratis, Murkesh Kumar Nahkoda Kapal MV Winwin Dituntut 7 Bulan Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Murkesh Kumar

Dinamika Kepri, Batam - Murkesh Kumar, Nahkoda Kapal MV Winwin sidang perkara lego jangkar ilegal di perairan Tanjung Berakit, Provinsi Kepulauan Riau dituntut 7 bulan penjara.

Dalam amar tuntutan jaksa penuntut, terdakwa Murkesh Kumar dinyatakan telah terbukti bersalah melanggar pasal 317 Jo pasal 193 ayat (1) Huruf a Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

“Menuntut agar majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Murkesh Kumar dengan pidana penjara selama 7 bulan  denda sebesar Rp 100 juta subsider 5 bulan kurungan, menyatakan barang bukti satu Unit kapal MV. Win Win berbendera Indonesia dan peralatannya serta satu bundel dokumen lengkap, agar dikembalikan kepada pemiliknya.” baca jaksa Samuel Pangaribuan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (25/9).

Usai mendengarkan pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso didampingi Taufik Nainggolan dan Jasel kembali menunda persidangan selama satu minggu untuk mendengarkan Pledoi dari terdakwa maupun penasehat hukumnya.

Baca jugaLabuh Jangkar Tanpa Izin, Murkesh Kumar Nahkoda MV Win Win Minta Maaf kepada Hakim

Sebagaimana diuraikan dalam dakwaan sebelumnya, terdakwa Mukesh Kumar nahkoda Kapal MV Winwin itu diamankan pada tanggal 17 Februari 2019 sekira pukul 10.00 waktu Singapura oleh personel TNI AL dari KRI HLS – 630.

Terdakwa bersama kapal diamankan karena melakukan lego jangkar secara ilegal di Perairan Teritorial Indonesia atau pada koordinat 01º 21 89” N - 104º 41’ 96” E, tepatnya di Perairan Timur Laut Tanjung Berakit, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kapal dijadikan barang bukti karena sudah 3 hari lego janggar gratis di perairan indonesia.

Dalam kasus ini, ada dugaan terdakwa sengaja labuh jangkar tampa izin diperairan indonesia untuk menghindari pembayaran labuh jangkar terhadap Singapura maupun terhadap negara Malaysia.

Dalam amar tuntutannya, jaksa Samuel Pangaribuan menyebutkan bahwa kapal MV Win Win itu berbendera indonesia.

Baca juga: Tulus Kurniawan Nahkoda Kapal UB.Jolly Risso Divonis 1 Tahun Penjara 

Dikutip dari laman marinetraffic.com, kapal MV Win Win tersebut berjenis kapal Vessel Type Cargo dengan  IMO  9219018,  MMSI 538007396, Call Sign V7AY7, Flag (bendera) Marshall Is, Gross Tonnage  84448, Deadweight  170085 t, Length Overall x Breadth Extreme 289 M × 45 M,  Pembuatan kapal tahun 2001 dan masih berstatus aktif.

Marshall Is adalah suatu negara Kepuluan yang terletak di antara Hawaii dan Australia dan bukan termasuk bagian dari negara indonesia.

Negara Kepulauan Marshall terletak di sebelah utara Nauru dan Kiribati, sebelah timur negara federasi Mikronesia, dan sebelah selatan Pulau Wake.

Dalam perkara ini, selama proses sidang berjalan, terdakwa Murkesh Kumar WNA itu juga tidak ditahan seperti terdakwa kasus pelayaran lainnya. Ada dugaan terdakwa ini seakan diistimewakan dari terdakwa lainnya.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...