Ini Kata Ayong Kenapa MV Arena II tidak Melayani Rute Tanjungpinang - Pancur Setiap Hari - DINAMIKA KEPRI.COM

Sunday, 8 September 2019

Ini Kata Ayong Kenapa MV Arena II tidak Melayani Rute Tanjungpinang - Pancur Setiap Hari

  Dibaca: 1 kali


Kapal Mv. Arena II.

Dinamika Kepri, Linnga - Terkait Kapal Mv. Arena II yang sebelumnya sempat tidak menjalankan rute perjalanan tujuan Tanjungpinang - Pancur, Ayong, Bos MV Arena II angkat bicara soal itu, kata dia, bukan dirinya yang tidak konsisten.

"Bukannya saya yang tidak konsisten, artinya ada berbagai aspek yang harus pertimbangkan diantaranya mengenai intensitas penumpang yang tidak memadai pada rute tersebut setiap harinya. Kecuali pada hari besar, seperti mudik lebaran maupun libur nasional pasti jalan, karena di situ akan mengalami peningkatan intensitas penumpang. Beda kalau di hari biasa, itu penumpangnya hanya dua sampai tiga orang saja," ucap Ayong, Sabtu (7/9/2019).

 "Di rute itu, ada juga operator kapal lain, jadi kompetitor dengan pengaturan jadwal keberangkatan juga tidak efektif. Artinya kalau terus kami paksakan dengan pengeluaran tidak sesuai dengan pemasukan bagi perusahaan, otomatis kami akan bangkrut," sambung Ayong.

Menganggapi perihal tersebut, di tempat terpisah, Mustazar salah seorang tokoh masyarakat ketika diminta tanggapannya, ia mengatakan bahwa adanya kapal lain selain kapal Arema di rute itu, tentunya tidak akan bisa menutupi biaya operasi kapal tersebut.

"Kalau satu hari ada dua sampai tiga kapal masuk route Tanjungpinang - Pancur, jelas itu tidak bisa menutup operasi kapal itu. Kita juga tahu betul bahwa kapal Arena II sudah lama bertahan dengan rute ini, dan kita sudah berharap sekiranya ada pengaturan jadwal dari Dishub, namun ternyata sampai hari ini, itu tak ada. Karena yang kita tahu selama ini, hanya Arena II yang mau masuk desa Mensanak, sedangkan yang lain tidak mau. Akhirnya ketika Arena II tidak jalan, maka dampaknya ke masyarakat Mensanak" terang Mustazar.

Sebelum mengakhiri tanggapannya, Mustazar juga mengatakan harapannya agar Dishub Provinsi Kepri dapat mengambil tindakan bagaimana solusinya agar dalam hal ini, tidak ada masyarakat yang dirugikan.

"Harapannya itu, ya hendaknya Dishub Provinsi dapat memberikan solusinya supaya masyarakat tidak merasa dirugikan, terlebih bagi penumpang yang akan bertujuan ke Desa Mensanak, Katang Bidare," tutup Mustazar. (Iwan/K5).

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...