Aroma Bau Baju Tahanan yang Menyengat Jadi Perhatian Serius Pengunjung Sidang - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 6 September 2019

Aroma Bau Baju Tahanan yang Menyengat Jadi Perhatian Serius Pengunjung Sidang

  Dibaca: 1 kali


Para tahanan saat menunggu sidang di PN Batam.

Dinamika Kepri, Batam - Aroma bau tak sedap dari para baju para tahanan yang akan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, ternyata kini telah mengusik kenyamanan pengunjung sidang. Hal itu terungkap di mana saat para sesama pengunjung sidang terdengar saling membicarakannya.

"Bau betul baju para tahanan ini?  Itu bajunya yang bau, apa orangnya yang memang enggak pernah mandi? Mau muntah aku mencium aromanya," kata pengunjung ke temannya usai menyaksikan para tahanan masuk ke ruang sidang, Kamis (5/9/2019).

"Iya benar,  aku pun mau muntah mencium baunya. Kayaknya baju para tahanan itu tak pernah dicuci dan seprtinya kering di tempat yang lembab, makanya bau apek gitu," kata pengunjung lainnya.

Pantuan media ini, aroma bau yang dimaksudkan para pengunjung sidang tersebut, sebenarnya sudah menjadi aroma bau kebiasaan di saat sidang dilakukan.

Biasanya untuk mengurangi bau-bau tak sedap itu, sebelum sidang dimulai biasanya Air Conditioning (AC) di dalam ruangan sidang selalu dinyalakan lebih dahulu dan dipastikan AC dalam ruangan sidang berfungsi dengan baik. Selain itu para tahanan pun, tidak sekaligus dibawa masuk ke ruang sidang.

Tak hanya itu, bukan hanya aroma dari baju saja, para tahanan pun ada juga yang mengaku jarang mandi. Tak hanya jarang mandi, bahkan ada yang tak tidak bisa tidur karena ruangan tempat ia ditahan sempit dan disesaki tahanan lainnya.

Sebagaiamana pengakuan terpidana 1 tahun 8 bulan, Sofyan Bin Usman, sebelum putusannya dibacakan, kepada mjelis hakim ia mengaku bahwa selama ditahan, sudah 4 bulan ini ia tidak bisa tidur nyenyak.

Sofyan mengatakan itu karena ditanya hakim, pasalnya sebelum sidang putusannya digelar, Sofyan  terlihat hakim sempat tertidur pulas bangku di ruang sidang.

Terkait baju tahanan yang mengeluarkan aroma bau tak sedap, awak media ini juga menanyakannya  ke salah seorang jaksa yang betugas di Kejari Batam, dan ia mengakuinya.

"Iya, aku pun merasakan hal itu, kadang kita tak tahan mencium aroma itu saat sidang. Tapi mau bagaimana lagi, walau bau, sidang harus tetap dilajutkan. Tak tahu juga, mungkin pada saat dijemput dari tahanan, ada tahanan yang tidak sempat mandi dan tidak sempat mencuci pakaiannya, makanya baunya seperti itu," katanya penasaran.

Kembali baju tahanan yang bau, kata pengunjung sidang, jika dilihat dari kasat mata, sebenarnya hal ini penting tak penting untuk disoroti.

"Penting tak penting, namun jika ditilik dari sisi kemanusiaan, harusnya perlu diperhatikan juga, kenapa? Apakah mereka (tahanan=red) ada pembatasan penggunaan air ditahanan sehingga tidak mandi atau tidak dapat sabun untuk mencuci pakaiannya, atau bagaimana?," kata pengunjung yang namanya tidak mau namanya disebutkan.

"Harusnya ada pihak-pihak yang bisa memperhatikan hal sepele ini. Artinya walau ini hal sepele menurut yang beranggapan sepele, namun itu harus diperhatikan karena sangat mempengaruhi terhadap hak-hak hidup para tahananan dan harus diperhatikan, karena jika itu terjadi, para tahanan bisa mengalami penyakit gatal-gatal dan bisa menularkannya kepada tahanan yang lain, itukan berbahaya?," tutupnya. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...