Terkait Berkas Perkara Bo Ji yang Belum P21, Novriadi Andra: Berkasnya telah Dikembalikan ke Penyidik - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 22 August 2019

Terkait Berkas Perkara Bo Ji yang Belum P21, Novriadi Andra: Berkasnya telah Dikembalikan ke Penyidik

  Dibaca: 1 kali


Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Novriadi Andra. (F/news.metro24jam.com).

Dinamika Kepri, Batam - Terkait proses hukum Sanlong alias Bo Ji kasus dugaan penipuan kurang lebih Rp.15 miliar terhadap A Lim Ala  A Boi (korban=red) yang dilaporkan pada tahun 2014 lalu dan belum disidangkan hingga saat ini, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Novriadi Andra menjawab bahwa berkas tersangka tersebut telah dikembalikan kembali ke penyidik karena masih membutuhkan penyidikan tambahan.

" Prosesnya pengembalian kembali  berkas ke penyidik, karena petunjuk jaksa belum dipenuhi sehingga membutuhkan penyidikan tambahan, dan berkas sampai saat ini masih di pihak penyidik," jawab Novriadi Andra melalui ponsel selularnya ketika dikonfirmasi awak media ini, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Kasi Pidum Kejari Batam Diminta P21 kan Berkas Perkara Tersangka Bo Ji, Roy Wright: Jangan Ditahan-tahan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kuasa hukum A Lim Ala A Boi, Roy Wright meminta agar Kasi Pidum Kejari Batam supaya mem P21 kan berkas tersangka Bo Ji agar dapat disidangkan.

Hal itu disampaikan Roy Wright katanya agar pihak korban (pelapor=red) tidak menunggu lama serta adanya kepastian hukum atas apa yang dialami korban.

Kata Roy, Bo Ji dilaporkan pada tahun 2014 yang lalu ke Polresta Barelang dengan dugaan penipuan Rp.15 miliar terhadap kleinnya A Lim Ala A Boi.

Baca jugaAKBP Prasetyo Rachmat Purboyo Resmi Jabat Kapolresta Barelang, Ini Janjinya

"Bo Ji dilaporkan karena cek yang diberikan untuk membayar hutangnya ke korban ternyata cek kosong. Itu ketahuannya saat korban hendak mencairkannya," kata Roy beberapa waktu lalu.

Kata dia lagi, akibat perbuatan tersangka, saat ini kleinnya telah bangkrut dan jatuh miskin. Itu terjadi karena sebelumnya korban terlalu percaya kepada tersangka memberikan pinjaman uang. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...