Silvia Pemilik BB Sabu 400 Gram Tak Ikut Sidang, Jaksa: Dia Mau Melahirkan - DINAMIKA KEPRI.COM

Thursday, 29 August 2019

Silvia Pemilik BB Sabu 400 Gram Tak Ikut Sidang, Jaksa: Dia Mau Melahirkan

  Dibaca: 1 kali


 Terdakwa Silvia Dina.

Dinamika Kepri, Batam - Sidang terhadap 4 komplotan pengedar sabu di Batam dengan Barang Bukti (BB) sebanyak 913 gram terdakwa Khairul Rhamadhan, Andre Yanto dan Mariati Binti H. Murtada kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (28/8/2019).

Pada sidang agenda pemeriksaan saksi penangkap dari BNNP Kepri ini, terdakwa Silvia Dina Oktavia (berkas terpisah) yang sebelumnya ditangkap bersama Mariati di Pelabuhan Telaga Punggur, tidak bisa hadir lantaran yang bersangkutan tengah menjalani persalinan di salah satu rumah sakit di Batam.

Meski terdakwa Silvia tidak hadir, sidang terhadap terdakwa Khairul Rhamadhan, Andre Yanto dan Mariati Binti H. tetap dilanjutkan.

Kata saksi penangkap, Silvia dan Mariati sebelumnya ditangkap Pelabuhan Telaga Punggur, saat keduanya hendak berangkat ke Tanjungpinang. Dari keduanya ditemukan Narkotika jenis sabu seberat 400 gram yang mana sabu itu didapatkan dari terdakwa Khairul.

"Silvia dan Mariati diamankan di Pelabuhan Telaga Punggur dari mereka kami temukan sabu 400 gram. Rencananya mereka akan berangkat ke Tanjungpinang. Sedangkan Khairul Rhamadhan dan Andre Yanto diamankan saat di dalam toko Roti Sunbread, Punggur," kata saksi.

"Menurut pengakuan mereka, sabu itu didapatkannya dari terdakwa Khairul," kata saksi lagi.

Saat ditanya hakim, apakah kedua terdakwa Silvia dan Mariati sudah mendapatkan upahnya dari sabu itu, jawab saksi belum ada.

" Pengakuan mereka belum dapat yang mulia," jawab saksi.

Terkait keterangan para saksi, saat ditanya hakim kepada para terdakwa, terdakwa membenarkannya. " Benar yang mulia," jawab Khairul dan yang lainnya.

Setelah usai pemeriksaan saksi dari BNNP Kepri itu, majelis hakim yang diketuai hakim Dwi Nuramanu didampingi dua hakim anggota, Yona Lamerossa Ketaren dan Efida Yanti, terlihat sempat lama berembuk untuk menentukan jadwal sidang selanjutnya mengingat terdakwa Silvia yang masih dalam persalinan.

Setelah beberapa menit berembuk, majelis hakim akhirnya sepakat akan melajutkan sidang tersebut kembali pada tanggal 10 September 2019 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi sesama terdakwa untuk saling bersaksi.

Pantuan media ini, sidang kedua ini juga terlalu cepat dilakukan dari jadwal yang sebelumnya telah ditentukan yakni pada hari Senin tanggal 2 September 2019.

Terkait ketidakhadiran terdakwa Silvia pada kedua itu, usai sidang, ketika dikonfirmasi awak media ini ke jaksa penuntut di perkara tersebut, Karya So Immanuel Gort mengatakan, Silvia tidak bisa hadir karena mau melahirkan.

" Ya, Silvia tak bisa hadir karena mau melahirkan. Informasi yang saya terima, ia sudah buka empat dan telah dibawa ke rumah sakit," ujar yang akrap disapa bang Immanuel itu.

Mengingat Silvia baru melahirkan, dan kemungkinan kondisi kesehatannya belum stabil pada sidang berikutnya tanggal 10 September 2019, saat ditanya awak media ini soal itu, Immanuel menjawab, bagaimana kata hakim.

"Kita lihat nantilah bagaimana kata hakim," tutup Immanuel. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...