Polisi Ungkap Dugaan Human Trafficking di The Exotic Pub & KTV Batam, Dua Manager Jadi Tersangka - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 7 August 2019

Polisi Ungkap Dugaan Human Trafficking di The Exotic Pub & KTV Batam, Dua Manager Jadi Tersangka

  Dibaca: 1 kali


Kedua Tersangka AJ dan AH.

Dinamika Kepri, Batam - Polda Kepri berhasil mengungkap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking) di The Exotic Pub & KTV Batam, hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga saat konferensi pers di Mapolda Kepri,  Selasa (6/82019) siang.

Terang Kombes Pol.S Erlangga, pengungkapan tindak pidana perdagangan orang itu diawali dari  informasi tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang yang terjadi di The Exotic Pub & KTV, Lubuk Baja, Kota Batam, dengan melibatkan para pekerja perempuan (pemandu lagu) sebagai korban.

Kemudian pada hari Jumat tanggal 2 Agustus 2019 dilakukan penyelidikan di lokasi tersebut dan ditemukan adanya seorang pekerja perempuan (pemandu lagu) Inisial A yang telah melayani tamu dengan cara melakukan hubungan seksual di kamar L hotel nomor 307.

Dalam proses penyidikan ditemukan fakta adanya modus operandi eksploitasi dari pengelola The Exotic terhadap perempuan yang bekerja pada tempat tersebut, pihak pengelola memanfaatkan korban untuk memberikan servis kepada tamu sehingga memperoleh keuntungan dengan menetapkan tarif charge pemandu lagu dan GRO ( Guest Relation Officer / pelayan ) serta sistem bagi hasil.

Pengelola The Exotic Pub & KTV menawarkan paket minuman dengan free 1kamar hotel, dimana Hotel dengan The Exotic masih dalam satu manajemen dalam perusahaan PT. UMBJ sehingga diperoleh fakta bahwa paket free hotel dijadikan sebagai modus dalam menjalankan praktek prostitusi.

Pada pengungkapan TPPO, penyidik mengamankan 2 orang sebagai tersangka dengan inisial AJ (selaku General Manager L Hotel dan The Exotic Pub & KTV) dan inisial AH (selaku Manager KTV The Exotic). Untuk Korban berjumlah 6 orang dan telah dikembalikan kepada pihak keluarga.

SEdangkan untuk Barang Bukti (BB) yang dapat diamankan yakni berupa 1  kondom bekas pakai merek sutra dengan bungkus warna hitam. Uang tunai sejumlah Rp 2.650.000, 1 bundel bukti pembayaran bill tamu the exotic PUB & KTV, 1lembar voucher no. 00000072 the exotic PUB & KTV dengan nomor VIP 205, 1 lembar bukti check in kamar L hotel nomor 307, 1 buku catatan titipan GRO warna hijau, 1 kartu kunci kamar L hotel nomor 307 dan 1 lembar menu paket minuman the exotic PUB & KTV.

Sebelum mengakhiri, untuk kedua tersangka kata Erlangga dikenakan pasal 2 dan pasal 13 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman paling singkat 3 tahun paling lama selama 15 tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp. 120 juta dan paling banyak senilai Rp. 600 juta.

Turut hadir dalam konferensi pers di Media Center Polda Kepri tersebut, dihadiri oleh Wadir Reskrimum Akbp Arie Dharmanto, Kasubdit IV Ditreskrimum Kompol Dhani Catra Nugraha, dan Kaur Mitra Bidhumas Polda Kepri AKP Syarifuddin. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...