Ditpolairud Polda Kepri Tangkap 4 Orang Jaringan Narkotika Internasional, BB nya Sabu 30,8 Kilo - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 27 August 2019

Ditpolairud Polda Kepri Tangkap 4 Orang Jaringan Narkotika Internasional, BB nya Sabu 30,8 Kilo

  Dibaca: 1 kali


Dinamika Kepri, Batam - Sebanyak 30,8 Kg Narkotika jenis sabu berhasil diamankan oleh Ditpolairud Polda Kepri, hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga dengan didampingi Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta dan Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Kepri Akbp C.P. Sinaga pada Konferensi Pers yang digelar di Mapolda Kepri, Senin (26/08).

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, kronologis pengungkapan tindak pidana Narkotika itu dilakukan pada hari Jumat tanggal 23 Agustus 2019 sekira pukul 06.00 Wib oleh penyidik Ditpolairud Polda Kepri saat melakukan patroli perairan perbatasan antisipasi masuknya Narkoba ke wilayah Batam.

Saat itu, sekira pukul 08.45 Wib saat patroli menjumpai 1 unit Speed Boat dengan membawa 2 orang penumpang,  dan setelah dilakukan pemeriksaan,  diketahui Speed Boat tersebut berlayar dari OPL (Out Port Limit) tujuan Batam.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap barang-barang bawaan milik 2  orang inisial IS dan SY ditemukan serbuk Kristal diduga Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan menggunakan plastik warna kuning emas merk Guanyinwang sebanyak 30  bungkus yang disimpan di dalam 4 buah ember oli.

Dalam melakukan aksinya, kedua tersangka IS dan SY berangkat menuju johor Malaysia dengan menggunakan jalur resmi dan menginap selama 1 hari di Malaysia, setelah itu keesokan harinya, mereka lalu menemui inisial AP  (DPO) dan  PT (DPO) warga Malaysia di wilayah pantai sungai Rengit Malaysia yang sudah mempersiapkan kapal speed boat berisi sabu.

Setelah itu IS dan SY berangkat menuju salah satu kapal tanker di daerah OPL.  Cara yang dilakukan kedua tersangka yakni merupakan kamuflase seolah-olah mereka adalah sebagai salah satu teknisi di kapal tersebut.

Selanjutnya Penyidik Ditpolairud bersama dengan Dit Resnarkoba Polda Kepri melakukan pengembangan kasus berupa control Delivery dan berhasil mengamankan tersangka lain dengan inisial PT alias D yang sedang berada di pantai Bengkong untuk menunggu Narkotika itu datang lalu akan dibawa ke salah satu ruko di wilayah Botania, Nongsa Batam dengan menggunakan Mobil Lancer warna Merah.

Pengembangan berlanjut mengarah ke lokasi tempat penampungan barang tersebut di wilayah Botania dan berhasil mengamankan tersangka Inisial NS yang bekerja sebagai karyawan tokoh milik AP (DPO).

Dalam Perannya, NS sendiri adalah penerima barang dan menaruhnya di mobil Innova Hitam.

Dari keterangan para pelaku mereka telah melakukan pekerjaan pengiriman sabu dari malaysia sebanyak 5 mulai dari awal tahun 2019 dengan menerima upah sebesar Rp.15 juta.

Tersangka yang berhasil diamankan yakni sebanyak 4  orang, inisial IS (43 tahun) dan Inisial S Y (34 tahun) yang berperan sebagai pengambil barang dari Malaysia.

Inisial PT alias D (30 tahun) berperan sebagai pengambil barang dari IS dan SY di wilayah Bengkong Batam, inisial N S (33 tahun) berperan sebagai penerima barang dari PT alias D di Ruko Botania 1 Noungsa.

Dari para tersangka diamankan Barang Bukti (BB) berupa 30 bungkus plastik warna kuning emas merk Guanyinwang berisikan serbuk Kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat 30.837 gram atau 30.8 Kg, 4  buah ember merk Duckhams, 1 unit pompa air merk shimizu, 2 Paspor, baju wearpack warna merah dan biru, 4 unit Handphone dan 2 (dua) unit Mobil yaitu Innova hitam dan Lancer merah.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 114 ayat (2) Undang - yndang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...