Di Tingkat Banding Hukuman Para Terdakwa BB 40 Ribu Pil Ekstasi ini Dikurangi 6 Tahun, Ada Apa? ini Tanggapan Ketua DPP Granat Kepri - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 20 August 2019

Di Tingkat Banding Hukuman Para Terdakwa BB 40 Ribu Pil Ekstasi ini Dikurangi 6 Tahun, Ada Apa? ini Tanggapan Ketua DPP Granat Kepri

  Dibaca: 1 kali


Ke empat terdakwa saat disidangakan di PN Batam. 

Dinamika Kepri, Batam - Empat terdakwa jaringan Narkotika internasional tangkapan BNNP Kepri, Tiu Hu How, Ngo Chee Wei, Bong Hae Yuan dan Lee Bing Chong Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, sidang perkara Barang bukti (BB) Narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 40 ribu, setelah banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, hasil putusannya,  hukuman ke-4 terdakwa dikurangi 6 tahun menjadi 14 tahun penjara. Putusan itu tertuang di situs http://sipp.pn-batam.go.id/ PN Batam, Selasa (20/8/2019).

Sebelumnya, ke-4 terdakwa divonis 20 tahun penjara denda Rp 1 milair subsidair 1 tahun kurungan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam pada Selasa 13 Novemper 2018.

Baca juga: Di Fakta Sidang Terdakwa Ngo Chee Wei Benarkan ada BB Ratusan Ribu Dollar, Lalu Siapa SAS? 

Di tingkat banding, pada hari Kamis, 24 Januari 2019, majelis hakim diketuai Tahan Simamora didampingi dua hakim anggota, Dolman Sinaga dan Mulayanto dengan Panitera Pengganti Banding Syafruddin, menjatuhkan vonis kepada ke-4 terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sebesar Rp 1 subsidair 1 tahun kurungan penjara.

Sedangkan untuk langkah selanjutnya, melalui penesahat hukumnya,  ke-4 orang yang sebelumnya di ditangkap BNNP Kepri di kamar 722 Hotel Planet Holiday Batam pada tanggal 4 Februari 2018 itu, juga akan melakukan upaya Penijauan Kembali (PK).

Sebelumnya saat disidangkan di PN Batam, majelis hakim diketuai Mangapul Manalu didampingi hakim anggota Taufik dan Rozza, disaksikan jaksa penuntut Rumondang Manurung, menyatakan ke-4 terdakwa terbukti bersalah sebgaimana yang dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan vonis pidana 20 penjara. Namun anehnya setelah banding hukumannya malah berkurang 6 tahun. Ada dugaan, dengan melakukan upaya PK, para terdakwa berharap akan dibebaskan.

Baca jugaSidang Terdakwa 40 Ribu Butir Pil Ekstasi Dilanjutkan, Ngo Chee Wei: Itu tidak Benar, Saya Ditangkap di Luar Kamar 

Sebagaimana kita ketahui, saat ini pemerintah indonesia sedang giat-giatnya melakukan perang terhadap Narkotika. Berbagai upaya baik penyuluhan, terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi bangsa.

Menanggapi terkait pengurungan masa hukuman 6 tahun itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Provinsi Kepri Samsul Paloh mengatakan, harus hukumannya ditambahi bila perlu dijatuhi hukuman mati.

" Jika terdakwa melakukan banding, harusnya majelis hakim ditingkat banding menambahi hukuman dari tingkat pertama, bukan malah mengurangi, ada apa? bila perlu dijatuhi hukuman mati. Maaf, saya bukan mengintervensi atau ikut campur dalam proses hukumnya, namun sebagai penegak hukum di benteng terkahir, majelis hakim harus memberikan efek jera, agar yang lain berpikir untuk melakukannya. Tidak memandang terdakwanya itu siapa, apalagi ini soal Narkotika, penegakan hukumnya harus benar-benar ditegakan," kata Samsul Paloh menanggapi. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...