Beli HP Hasil Curian, Ekizon Philip Disidangkan Terancam 4 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 20 August 2019

Beli HP Hasil Curian, Ekizon Philip Disidangkan Terancam 4 Tahun Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terdakwa Ekizon Philip alias Eki Bin Erwin.

Dinamika Kepri, Batam -  Ekizon Philip alias Eki Bin Erwin, pembeli Handphone (HP) hasil curian dari lapak kaki lima pasar Jodoh, Batam disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (20/8/2019).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Immanuel Karya, mendakwa terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 480 ayat (1) KUHPidana.

Dari pasal yang didakwakan jaksa, terdakwa Ekizon Philip terancam hukuman 4 tahun penjara.

Dalam perkara ini terdakwa dikuatkan dengan Barang Bukti (BB) 1 HP merek Xiomi.

Setelah pembacaan dakwaan, sidang dilanjutkan ke sidang pemeriksaan saksi Yuhelda (korban=red) dan dua saksi penangkap dari pihak kepolisian.

Kepada majelis hakim diketuai Renni Pitua Ambarita didampingi dua hakim anggota, Marta Napitupulu dan Egi Novita ini, saksi polisi mengatakan, terdakwa ditangkap karena diduga melakukan penadahan dengan membeli 1 HP merek Xiomi yang mana HP tersebut merupakan barang hasil jambret milik saksi korban, Yuhelda.

Ekizon ditangkap pada hari Rabu tanggal 22 Juni 2019 sekitar pukul 21.00 Wib, di lapak Pasar Jodoh Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepri.

Sedangkan untuk pelaku penjual HP dan pelaku jambret yang sebelumnya merampas tas milik korban berisi 2 HP, KTP, ATM dan uang Rp 2,5 Juta, kata saksi polisi sampai saat ini masih DPO.

Menanggapi keterangan saksi, terdakwa  membenarkannya. Dan yang lebih mengejutkan majelis hakim, meski terdakwa mengaku baru sekali itu melakukannya, namun dalam pengakuannya lagi, terdakwa sudah pernah di penjara dalam kasus yang sama.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, majelis hakim lalu menunda sidang satu ke depan dengan agenda membacakan tuntutan. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...