4 Orang Jaringan Sabu BB 38,6 Kilo Ditangkap, Satu Pelaku Berstatus Narapidana - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 14 August 2019

4 Orang Jaringan Sabu BB 38,6 Kilo Ditangkap, Satu Pelaku Berstatus Narapidana

  Dibaca: 1 kali


 Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu di Mapolresta Barelang, Selasa (13/8) siang.

Dinamika Kepri, Batam  – Satres Narkoba Polresta Barelang berhasil mengungkap tindak pidana Narkotika jenis Sabu seberat 38,6 kilogram, hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dalam Konferensi Pers di Mapolresta Barelang, Selasa (13/8) siang.

Dalam kasus tindak pidana tersebut, sebanyak 4 orang berinisial TI, FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT telah dijadikan sebagai tersangka.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki Sik, MH menyampaikan keempat tersangka itu berhasil ditangkap di mana setelah Satres Narkoba Polresta Barelang melakukan penyelidikan selama lebih dari 2 bulan lamanya.

"Selama dua bulan dilakukan penyelidikan, Satres Narkoba Polresta Barelang akhirnya berhasil mengungkap jaringan ini tepatnya pada hari Selasa tanggal (6/8) pukul 05.00 Wib di sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam," kata Kombes Pol Hengki.

Lanjutnya, saat diamankan waktu itu, diduga pelaku TI membawa Narkotika jenis sabu dengan menggunakan speed boat, selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan Narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam satu buah tas koper merk polo villa warna coklat yang berisikan dua puluh empat bungkus besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan dan satu buah tas ransel merk eiger warna hijau yang berisikan tiga belas bungkus besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan. Setelah dilakukan penimbangan total seluruh barang bukti yang diamankan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat 38.660,7 gram.

Lalu setelah tersangka TI berhasil diamankan, kemudian dilakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya dengan inisial FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT.

"Dari salah satu tersangka PES ternyata merupakan warga binaan di Lapas kelas II A Tanjungpinang. Dalam aksinya PES berperan sebagai pengendali dan pengatur strategi dalam meloloskan Narkotika tersebut." terangnya.

Adapun modus operandi yang digunakan oleh para tersangka, Narkotika itu dibawa dengan menggunakan Speed Boat melalui perairan dan diduga barang haram tersebut berasal dari Negara Malaysia.

Adapun barang bukti yang diamankan dari keempat tersangka antara lain, 2 buah tas koper berisikan sabu sebanyak 37 bungkus besar dengan berat 38.660,7 gram, 2 unit mobil (avanza dan ertiga), 1 unit kapal speed boat fiber yang digunakan sebagai alat transportasi untuk mengangkut Narkotika dan uang sejumlah Rp. 1 juta.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Dari barang bukti yang diamankan tersebut, Kepolisian telah berhasil menyelamatkan masyarakat terhindar dari Narkotika sebanyak 115.982 sampai dengan 154.642 jiwa dengan asumsi 1 gram digunakan oleh 3 sampai dengan 4 orang pengguna.

Turut hadir pada Konferensi Pers tersebut, selain dihadiri Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki juga dihadiri oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, dan Kasat Narkoba Polresta Barelang. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...