MS Penampung PMI ilegal Ditangkap Polisi - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 18 June 2019

MS Penampung PMI ilegal Ditangkap Polisi

  Dibaca: 1 kali


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga dan  Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Dhani Catra Nugraha, saat press rilis di Mapolda Kepri,  Senin (17/6).

Diamika Kepri, Batam -  Sebanyak 21 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tujuan Malaysia, berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian dari Ditreskrimum Polda Kepri, Sabtu (15/62019) malam.

Ke-21 PMI ilegal tersebut terdiri dari 15 orang laki-laki dan 6 orang perempuan, dan statusnya dalam hal ini, dijadikan sebagai saksi korban.

Rencana keberangkatan ke-21 PMI itu berhasil dihentikan Polisi setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat, demikian terang Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga kepada media, Senin, (17/06/2019).

"Pada hari Sabtu (15/6) sekira pukul 21.00 WIB, anggota Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa diduga adanya calon PMI Ilegal yang telah datang dari Nusa Tenggara Timur ( NTT) dan akan tiba di Batam," ungkap Erlangga.

Lanjutnya, setelah itu dilakukan penangkapan terhadap 1 orang inisial MS (laki-laki) beralamat di Kampung Lembang Jaya Batu Besar, Nongsa, Batam.

MS diamankan karena diduga sebagai pelaku yang mengurus atau menampung 21 orang PMI Ilegal tersebut, dan membawa MS ke kantor Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kata Erlangga lagi, PMI itu akan dibawa ke Malaysia melalui jalur laut tanpa dokumen resmi.

Dari MS, Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit Mobil Inova warna Silver yang diduga digunakan untuk mengangkut PMI dan 2 unit handphone.

"Untuk pasal yang dilanggar adalah Pasal 80, Pasal 81 dan Pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Ancaman hukuman paling Lama 10 tahun penjara," tutup Erlangga didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, saat press rilis di Pendopo Polda Kepri, Nongsa, Batam. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...