Ketahuan Simpan Sabu di Bra, Yati Rohaeti dan Mohd Ardian Dituntut 10 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI

Sunday, 9 June 2019

Ketahuan Simpan Sabu di Bra, Yati Rohaeti dan Mohd Ardian Dituntut 10 Tahun Penjara

  4 kali


Terdakwa Yati Rohaeti dan Mohd Ardian.

Dinamika Kepri, Batam - Pemilik sabu seberat 201 gram Yati Rohaeti dan teman kencannya Mohd Ardian Bin Zakaria warga Malaysia yang sebelumnya ditangkap petugas di Bandara Hang Nadim Batam, dituntut jaksa 10 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidair 1 tahun penjara, Kamis (23/5/2019).

Kepada majelis hakim yang menyidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam diketuai Marta Napitupulu didampingi dua hakim anggota, Egi Novita dan Renni Pitua Ambarita itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mega Tri Astuti dalam amar tuntutannya menyatakan kedua keduanya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika golongan I melanggar pasal 114 ayat 2 undang – undang No. 35 Tahun 2009.

Baca jugaKetahuan Simpan Sabu di Bra, Pekerja Massage Morena Disidangkan, Yati Rohaeti: Saya Disuruh Ardian 

Terkait barang bukti, JPU menyatakan barang bukti berupa sabu 201 gram, 1 bra (BH) dan 4 hanphone milik terdakwa dirampas untuk dimusnahkan, sedangkan barang bukti uang rupiah sebanyak Rp 400 ribu serta uang Ringgit Malaysia sebanyak RM 350 dirampas untuk negara.

Terhadap tuntutan itu, di sidang agenda pembelaan (pledoi), Selasa (28/5/2019) kepada majelis hakim, kedua terdakwa meminta keringanan hukuman. Setelah mendengarkan pembelaan dari kedua terdakwa, hakim lalu menunda sidang hingga ke tanggal 12 Juni 2019 dengan agenda putusan.

Sebelumnya, Yati dan Muhammad Ardian dan Adi Saputra (berkas terpisah) ditangkap oleh petugas bagian pemeriksaan di Bandara Hang Nadim, Batam pada hari Senin tanggal 21 Januari 2019 sekitar pukul 13.00 WIB saat hendak berangkat ke Lampung.

Baca jugaDisebut Sediakan Layanan Plus-plus, Hakim Minta Jaksa segera Periksa Massage Morena 

Mereka diamankan di SCP I Jalur Merah Bandara Hang Nadim karena gelagat Yati saat itu tampak seperti mencurigakan.

Setelah diperiksa, dari BH Yati pekerja massage di Morena Batam itu, ditemukan sabu dua paket seberat 201 gram. Mendapati barang bukti sabu, keduanya lalu diserahkan ke Bea Cukai (BC). Guna untuk proses lebih lanjut, BC lalu menyerahkannya ke pihak kepolisian.

Dalam perkara ini, selain kedua terdakwa, komplotannya Adi Saputra dan Muhammad Zulkifli yang juga WNA Malaysia yang mengaku masuk secara ilegal ke indonesia, juga ikut disidangkan (berkas terpisah). (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?