Kepala BNNP Bersama Kapolda Kepri Musnahkan BB Sabu 25,929 Kilo -dinamikakepri.com

01 Juni 2019

Kepala BNNP Bersama Kapolda Kepri Musnahkan BB Sabu 25,929 Kilo

 

Press liris di BNNP Kepri,  Jumat (31/5/2019).(F:Ist)

Dinamika Kepri,  Batam - Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan yang didampingi Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto,S.IK bersama Kepala Bandara Hang Nadim, Suwarso, dan Direktur Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Yamin Sudharto disaksikan oleh para awak media, melakukan pemusnahaan Barang Bukti (BB) Narkotika  jenis sabua seberat 25,929 Kilogram (Kg) di BNNP Kepri, Jumat (31/5/2019).

Dalam rilisnya kepada Media, Kepala BNNP Kepri menjelaskan, sabu itu ialah hasil dari pengungkapan sindikat jaringan peredaranan narkotika internasional Malaysia dan Indonesia yang dilakukan oleh BNNP Kepri bersama Ditresnarkoba Polda Kepri dari sebuah rumah milik warga di RT 01/RW 02, Pulau Judah, Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Kepri pada tanggal 25 Mei 2019.

Selain mengamankan barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 25.929 Kg, pihaknya juga mengamankan 8 orang tersangka yang merupakan jaringan Narkotika internasional Malaysia - Indonesia.

Ke-8 pelaku WNI tersebut berinisial P (36), F (19), E (27), H (32), J (42) FR (20), A (32) dan S (17).

"Dari tangan ke-8 pelaku, Tim gabungan BNNP Kepri  bersama Satresnakoba Polres Karimun berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam 1 bungkus warna Gold merk Bintan Lima dan 25 bungkus yang dikemas dalam bungkusan The Cina merk Guanyiwang warna hijau seberat 25,929 yang disimpan di dalam speaker merk BGB milik pelaku P (25),” kata Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan.

Sambungnnya, pengungkapan tersebut, berawal dari adanya informasi yang diterima oleh personil Pemberatasan BNNP Kepri, Sabtu (25/5/ 2019) mengenai adanya sebuah rumah warga di RT 01/RW 02, Pulau Judah, Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Rumah warga tersebut dipakai oleh ke-8 orang pelaku untuk menyuplai dan menyimpan sabu-sabu yang dipasok dari Negeri Jiran Malaysia.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik BNNP Kepri bersama Ditresnarkoba Polda Kepri, akhirnya melakukan penggerebekan rumah warga di Desa Keban, Kecamatan Moro,Kabupaten Karimun, dan berhasil mengamankan 8 orang pelaku Warga Negara Indonesia (WNI).

Narkoba jenis sabu-sabu tersebut dipasok oleh para pelaku dari Malaysia menggunakan kapal Boath ke Pulau Karimun. Sabu-sabu tersebut kemudian dibawa oleh para pelaku ke Provinsi Pekan Baru (Riau) melalui jalur laut kemudian dikirim ke Provinsi Jawa Timur (Surabaya).

“Para pelaku telah melakukan transaksi jula beli narkotika jenis sabu-sabu tersebut sebanyak 3 kali dan pada kali ke-4 barulah berhasil gagalkan oleh BNNP Kepri bersama Ditresnarkoba Polda Kepri,” ungkap Kepala BNNP Kepri.

Ia mengatakan, ke-8 orang pelaku beserta barang bukti puluhan kilogram narkotika jenis sabu-sabu,langsung dibawa dan diamankan ke kantor BNNP Kepri guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan 8 orang pelaku tersebut, ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal 114  ayat (2) pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Ril)



BACA JUGA :

Scroll to top