Tekuni Bisnis Gali Tutup Lobang, Eugene Surya Divonis 1 tahun 10 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 22 May 2019

Tekuni Bisnis Gali Tutup Lobang, Eugene Surya Divonis 1 tahun 10 Bulan Penjara

  Dibaca: 1 kali


Terpidana Eugene Surya (baju merah).

Dinamika Kepri, Batam - Terbukti melakukan tindak pidana penggelapan jabatan, Eugene Surya mantan karyawan dari PT. Bumi Laut Perkasa divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam 1 tahun 10 bulan penjara, Rabu (22/5/2019).

Oleh majelis hakim diketuai Jasael Manullang didampingi dua hakim anggota, Mangapul Manalu dan Afrida Yanti dalam amar putusan menyatakan, terdakwa Eugene Surya terbukti secara sah bersalah sesuai dakwaan primair melakukan tindak pidana dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap suatu barang yang disebabkan ada hubungan kerja atau karena pencaharian atau karena mendapat upah, dengan melanggar pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan dalam jabatan.

" Karena terbukti bersalah melanggar pasal 374 KUHPidana, terdakwa Eugene Surya dijatuhi hukuman 1 tahun dan 10 bulan penjara dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan. menyatakan barang bukti berupa uang Rp 13 juta dan 1 unit mobil Toyota Etios warna merah beserta STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dikembalikan terdakwa Eugene Surya," baca hakim.

Terhadap putusan itu, kepada majelis hakim, terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut. Sama halnya dengan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rumondang Manurung menggantikan jaksa Karya So Immanuel, juga menyatakan menerima putusan itu.

Baca jugaTerdakwa Eugene Surya Benarkan Keterangan Saksi Yanni

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Eugene Surya yakni lebih ringan 2 bulan dari tuntutan JPU sebelumnya yang menuntut 2 tahun penjara.

"Hukuman saudara lebih dua bulan dari tuntutan jaksa, pertimbangannya karena saudara kooperatif selama persidangan dan belum pernah dihukum sebelumnya," kata hakim Jasael Manullang kepada terpidana Eugene Surya.

Sebelumnya Eugene Surya dilaporkan oleh PT. Cipta Maritim Perkasa ke polisi. Ia dilaporkan karena tidak membayar pesanan berupa Cat Jotun yang sudah diambilnya dengan mengatasnamakan PT. Bumi Laut Perkasa, namun Cat itu dijualnya kepada Prawoto (DPO) di bawah harga beli, akibatnya PT. Cipta Maritim Perkasa itu mengalami kerugian 1000 liter (50 kaleng=red) atau kerugian sebesar Rp. 111.200.000.

Saat sidang pemeriksaan terdakwa, kepada hakim, Eugene Surya mengaku melakukan dengan cara terpaksa untuk menutupi hutang-hutangnya, sebab apa yang dilakukannya itu adalah bisnis gali lobang tutup lobang.

Baca jugaFebry Williem Mafia Kosmetik Ilegal di Batam Terancam 15 Tahun Penjara

" Usaha saya ini, bisnis gali lobang tutup lobang yang mulia," kata Eugene Surya waktu itu.

Parahnya lagi, cek yang diberikan Eugene Surya kepihak PT. Cipta Maritim Perkasa sebelumnya adalah cek yang tidak ada dananya. Sedangkan untuk melancarkan aksinya mengambil cat itu, ia memalsukan tanda tangan seseorang dari PT. Cipta Maritim Perkasa.

Tak hanya itu, perkara ini ternyata tidak berhenti sampai di sini saja, karena selain  PT. Cipta Maritim Perkasa telah memenjarakan Eugene Surya, PT. Golden Batam Raya juga sedang menggugat PT. Bumi Laut Perkasa dan Eugene Surya secara perdata ke PN Batam dengan nomor perkara 111/Pdt.G/2019/PN Btm. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...