Ketahuan Pakai Sabu, Pelayan Cafe dan Tamu Divonis 4 Tahun Penjara - DINAMIKA KEPRI

Wednesday, 15 May 2019

Ketahuan Pakai Sabu, Pelayan Cafe dan Tamu Divonis 4 Tahun Penjara

  4 kali


Sidang putusan keempat terdakwa di PN Batam, Rabu (15/5/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Dua pelayan Cafe Indramayu Teluk Bakau, Batam, Indah Binti Kamid dan Ayu Filani Binti Nurhalim bersama dua tamu laki-lakinya, Syaiful Bahri alias Ipul Bin Bustami dan Andri Sariadi Bin Jun Hariadi, masing-masing divonis 4 tahun penjara dendaRp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (15/5) sore.

Oleh majelis hakim yang diketuai Mangapul Manalu didampingi dua hakim anggota, Jasael Manullang dan Afrida Yanti menyatakan bahwa para terdakwa terbukti bersalah karena mengonsumsi Narkoba jenis sabu dengan barang bukti 0,33 gram dengan melanggar pasal  112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis tersebut yakni sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ritawati Sembiring sebelumnya.

Terhadap putusan itu, setelah melakukan konsultasi dengan penasehat hukumnya Eliswita, kepada majelis hakim para terdakwa menyatakan menerima putusan tersebut.

Sama halnya dengan jaksa pengganti, kepada majelis hakim, Karya So Immanuel Gort menyatakan juga menerima putusan itu.

Sebelumnya pada Senin tanggal 12 November 2018 sekira pukul 03.45 WIB lalu di Cafe Indramayu di Ruli Kampung Puncak Teluk bakau No.115 RT.03 RW.09 Kecamatan Nongsa, Kota Batam keempatnya ditangkap polisi setelah lebih awal ditangkap oleh warga setempat karena ketahuan memakai narkoba jenis sabu di kamar Ayu Filani.

Saat digerebek warga, dari mereka ditemukan barang bukti satu bungkus Narkotika jenis sabu seberat 0,33 gram dan alat hisap bong.

Menurut pengakuan Syaiful Bahri dan Andri Sariadi saat di sidang pemeriksaan terdakwa, sabu itu mereka beli bersama dari Kampung Aceh Simpang Dam, Mukakuning, Batam. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?