Disengat Tawon, Ibu dan Anak di Patam Lestari Meninggal Dunia | DINAMIKAKEPRI.COM

28 Mei 2019

Disengat Tawon, Ibu dan Anak di Patam Lestari Meninggal Dunia

 

Lokasi kejadian.
Dinamika Kepri, Batam -  Dewi (38) dan Difa (3) yang merupakan ibu dan anak, warga Kampung Jahe, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, meninggal dunia akibat disengat racun tawon.

Keduanya meninggal berselang 4 jam. Difa meninggal sekitar pukul 19:00 Wib dan Dewi meninggal pada pukul 23:00 Wib pada hari minggu tanggal 26 Mei 2019 malam setelah sempat dirawat di RSBP Batam.

Dari rumah sakit, kedua jenazah lalu disemayamkan di rumah keluarga besarnya di Batu Merah, Nongsa, Batam dan telah dimakamkan.

"Keduanya dimakamkan pada hari Senin kemarin, Senin (27/5/2019) di TPU Sei Panas, Bengkong, Batam," kata Desy adik korban, ke awak media ini, Selasa (28/5/2019) pagi.

Menurut informasi yang diterima awak media ini, peristiwa nahas itu bermula di saat Dewi dan anaknya pada Minggu siang hendak mengambil buah mangga dari pohon mangga yang ada di sekitar rumah kosong Nalendra Place di seberang jalan depan SMP Negeri 57 Patam Lestari.

Waktu itu, di saat Dewi melihat-lihat mangga, putrinya Difa menghampiri sarang tawon yang sudah terjatuh tak jauh dari pohon mangga itu.

Setelah dihampiri, Difa lalu disengat tawon itu. Melihat anaknya berteriak kesakitan, Dewi pun langsung menyelamatkan anaknya.

Namun tidak hanya Difa yang disengat, Dewi juga ikut menjadi sasaran sengatan racun dari ribuan tawon itu.

Melihat kejadian itu, warga sekitar yang melihat, langsung menyelamatkan kedua korban dan membawanya ke Puskesmas Sekupang, namun sesampainya di Puskesmas, kedua korban ditolak karena kondisinya telah parah dan tidak memungkinkan dirawat di Puskemas setelah itu lalu dibawa Rumah Sakit BP Batam, Sekupang.

Bahkan warga yang menolong saat itu juga ikut disengat, namun tidak separah yang dialami oleh kedua korban.

Lalu setelah beberapa jam dirawat di rumah sakit, ibu dan anak itu dikabarkan telah meninggal dunia.

Menurut warga setempat, saat ini sarang tawon itu telah dibakar warga, namun masih menurut warga itu, tawon masih terlihat beterbangan di sekitar pohon mangga itu.

"Kemarin sudah dibakar warga, tapi masih ada sedikit tawonnya. Sebenarnya tawon itu sudah lama bersarang di situ, cuma anak-anak sering melemparinya dengan batu bahkan dengan mercun," ucap warga.(Ag)




BACA JUGA:

Scroll to top