Diduga Pembohongan Publik, Nyatanya Pembuatan Tapak Kavling di Patam Lestari Sekupang masih terus Berlanjut - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 10 May 2019

Diduga Pembohongan Publik, Nyatanya Pembuatan Tapak Kavling di Patam Lestari Sekupang masih terus Berlanjut

  1 kali


Pemotongan Bukit di Patam Lestari, Sekupang, (Foto: 10 Mei 2019).

Dinamika Kepri, Batam -  Diduga pembohongan publik, katanya telah dilarang, namun pembabatan hutan dan pemotongan bukit diduga peruntukan tapak Kavling dan perumahan di Keluarahan Patam Lestari, Sekupang, Batam, Kepri sampai saat ini masih terus berlanjut.

"Ditpam sudah melarangnya. Ya itu perintah dari pimpinan," tegas Sazani Kasi Publikasi BP Batam kepada awak media ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (9/5/2019) sore.

Baca jugaIni Kata Sazani BP Batam Terkait Maraknya Pembuatan Kavling di Patam Lestari 

Ada dugaan apa yang disampaikan oleh Sazani tersebut terkesan merupakan suatu pembohongan publik, sebab pantuan awak media ini di lokasi pemotongan bukit yang akan dibuat jadi Kavling di Patam Lestari, masih saja terjadi, Jumat (10/5/2019).

Sejak BP Batam merevisi Peraturan Kepala (Perka) 10 Tahun 2017 dan menggantinya menjadi Perka No. 27 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pengalokasian Lahan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Batam, pembuatan Kavling dan pembangunan Perumahan di Batam, bukannya berkurang malah makin marak, seperti di Patam Lestari.

Baca jugaRatusan Pegawai BP Batam Soraki Satpol-PP : Woi Sini kalau Berani!

Sebelumnya pada tanggal 30 November 2017 lalu di saat melakukan Konferensi Pers dan sosialisasi Perka nomor 27 Tahun 2017 di Marketing Centre BP Batam, anggota Deputi III Bidang Pengusahaan Sarana dan Usaha di BP Batam Dwianto Eko Winaryo mengatakan bahwa di Perka nomor 27 tahun 2017 tertuang, BP Batam tidak akan lagi memberikan izin untuk lahan rumah tapak dengan alasan lahan di Batam sudah cukup terbatas.

Pembangunan Perumahan di Patam Lestari, Sekupang, Batam.
Begitu katanya waktu itu, namun faktanya berbeda. Sejak Perka No.  27 Tahun 2017 itu disahkan oleh Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo 2 tahun lalu, realitanya terlihat malah jadi kebalikannya, bukannya berkurang malah semakin parah saja.

Untuk di Kelurahan Patam Lestari, Sekupang, saat ini ada terlihat beberapa titik pemotongan bukit diduga untuk jadi tapak Kavling, Pembangunan Perumahan dan pemotongan bukit untuk menimbun rawa hutan bakau.

Baca juga: Perka Nomor 27 Tahun 2017 BP Batam Diduga tidak Singkron dengan Realita di Lapangan 

Terkait hal itu,  Camat Sekupang M Arman saat dikonfirmasi awak media ini ia mengatakan, bahwa pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk melihatnya.

"Memang di situ ada beberapa titik lokasi yang sedang pengembangan, dan dalam waktu dekat ini saya akan segera turun melihatnya, karena saat ini masih disibukan dengan kegiatan Ramadhan," kata M. Arman melalui selularnya. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?