Beli Spring Bed Curian, Darimi Tanjung Dihukum 6 Bulan Penjara - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 29 May 2019

Beli Spring Bed Curian, Darimi Tanjung Dihukum 6 Bulan Penjara

  Dibaca: 1 kali


Ilustarasi. (f/Spring Bed). 

Dinamika Kepri, Batam - Darimi Tanjung, pembeli Spring Bed hasil curian, divonis 6 bulan kurungan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (28/5/2019).

Oleh majelis hakim, dalam amar putusannya menyatakan bahwa terdakwa Darimi Tanjung alias Emi terbukti secara sah bersalah telah melakukan tindakan membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan, atau menyembunyikan sesuatu benda yang diketahui atau sepatutnya diperoleh dari kejahatan sebagaimana diatur di dalam pasal 480 ayat (1) KUHPidana.

Vonis yang dijatuhkan mejelis hakim terhadap terdakwa yakni lebih ringan 4 bulan dari tuntutan jaksa Frihesti Gina yang sebelumnya menuntut terdakwa 10 bulan kurungan penjara.

Sedangkan untuk barang bukti berupa 1 buah spring bed merk American Pillo warna coklat bermotif batik ukuran 150 x 190, majelis hakim memerintahkan agar dikembalikan kepada saksi korban Lily Siswani, dan membebani terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 5 ribu.

Kasus ini berawal pada hari Minggu tanggal 17 Februari 2019 yang lalu. Saat itu sekira pukul 06.00 Wib, seseorang yang tidak diketahui namanya datang ke rumah terdakwa di Bengkong Nusantara Blok E No. 05, Bengkong, Batam.

Kedatangan orang itu dengan tujuan untuk merental (sewa) mobil milik terdakwa. Setelah diberikan, kemudian sekira pukul 07: 30 Wib yang merental mobil itu datang mengembalikan mobil tersebut dan semabri membawakan 1 buah spring bed merk American Pillo warna coklat motif batik ukuran 150 x 190.

Ketika si perental itu menyerahkan kunci mobil ke terdakwa, ia menawarkan spring bed yang dibawany itu kepada terdakwa seharga Rp.500 ribu. Karena merasa berminat, terdakwa lalu menawar dan terjadi kesepakatan, setelah itu terdakwa memberikannya uang sebesar Rp. 400 ribu ke orang tersebut.

Tak lama dari itu, terdakwa lalu diamankan polisi di mana setelah pemilik spring bed, Lily Siswati (korban=red) melaporkannya ke polisi, sebab spring bed yang baru dibeli Darimi itu adalah merupakan hasil curian si perental dan mengakibatkan korban mengalami kerugian Rp. 2,9 juta. Sedangkan untuk si pencuri kasur itu, saat ini telah dimasukan Polisi ke Daftar Pencarian Orang (DPO). (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...