Tuntutan sama, Dua Terdakwa BB Sabu 1176 Gram Divonis Hukuman Berbeda - DINAMIKA KEPRI

Wednesday, 17 April 2019

Tuntutan sama, Dua Terdakwa BB Sabu 1176 Gram Divonis Hukuman Berbeda

  4 kali


Mohamad Bin Adenan dan Muhammad Yan Anthoni usai menjalani sidang putusan di PN Batam, Selasa (16/4/2019).

Dinamika Kepri, Batam -  Dinyatakan terbukti bersalah, terdakwa Muhammad Yan Anthoni  sidang perkara Narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 1176 gram akhirnya divonis 15 tahun penjara denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan kurungan penjara, oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (16/4) sore.

Sedangkan rekannya  terdakwa Mohamad Bin Adenan alias Mat WNA asal Malaysia yang merupakan pembawa sabu tersebut dari Malaysia, divonis dengan hukuman lebih yakni 20 tahun denda Rp 1 miliar subsidier 6 bulan kurungan penjara.

Oleh majelis hakim yang diketuai hakim Renni Pitua Ambarita didampingi dua hakim anggota, hakim Egi Novita dan hakim Marta Napitupulu, dalam amar putusan terdakwa  Muhammad Yan Antoni dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sedangkan terdakwa Mohamad Bin Adenan dikenakan pasal 113 ayat (2) Junto Pasal 113 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hukuman Mohamad Bin Adenan lebih berat 5 tahun dari Yan Antoni, karena ia berperan sebagai pembawa (penginpor=red) sabu dari Malaysia, sedangkan Yan antoni berperan membantunya untuk mencarikan pembeli.

Terhadap putusan itu, majelis hakim kepada keduanya memberikan waktu 7 hari untuk berpikir apakah menerima, pikir-pikir atau banding.

Sebelumnya keduanya dituntut jaksa 20 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidier 1 tahun kurungan penjara. 

Sebelumnya, keduanya ditangkapan oleh BNNP Kepri di tempat yang berbeda pada tanggal 19 Oktober 2018 silam. Muhammad Yan Antoni diamankan di  Pinggir Jalan Belakang Gapura Botania Garden, Batam Center, sedangkan  Mohamad Bin Adena diamabkan di kamar 219 Hotel Holie Batam. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?