Sumantri Didakwa Pasal 69 Jo Pasal 81 UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia - DINAMIKAKEPRI.COM

Sumantri Didakwa Pasal 69 Jo Pasal 81 UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

 

Terdakwa Sumantri Bin M Sukri usai jalani persidangan di PN Batam, Selasa (9/4).

Dinamika Kepri, Batam -  Sumantri Bin M Sukri diduga sebagai Tekong (bos=red) atau penampung Tenaga Kerja Indonesia ilegal tujuan Malaysia salah satu di Batam yang sebelumnya diamankan personil Polairut Polda Kepri, menjalani pertama sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (9/4/).

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Karya So Immanuel Gor, terdakwa didakwa dengan dakwaan Primer  Pasal 69 Jo Pasal 81 Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, Subsidier Pasal 72 Huruf c Jo Pasal 86 Huruf c Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Terhadap dakwaan itu, terdakwa juga tidak mengajukan keberatannya. Setelah pembacaan dakwaan dilakukan, majelis hakim diketuai hakim Renni Pitua Ambarita didampingi dua hakim anggota, Marta Napitupulu dan Egi Novita lalu melanjutkan sidang ke pemeriksaan saksi penangkap dengan dihadiri dua orang saski personil dari KM Bala Dewa Ditpolairut Polda Kepri.

Setelah mendengarkan keterang para saksi, majelis hakim lalu menunda sidang 1 minggu ke depan, dengan agenda pemeriksaan saksi berikutnya Suparman, Hartono dan Aris Mananda yang diduga merupakan anak buahnya terdakwa.

Sedangkan untuk statusnya ketiga saksi Suparman, Hartono dan Aris Mananda untuk saat ini, telah menjadi terpidana 1 tahun 10 bulan penjara, plus denda pidana Rp 100 juta untuk terpidana Suparman Bin Sukuri.
 
Oleh hakim PN Batam yang menyidangkan sebelumnya, ketiganya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana turut serta melakukan  penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Ketiganya waktu itu diamankan petugas di Pantai Kampung Jabi, Batu Besar, Nongsa, Batam  pada tanggal 29 September 2018 sekita jam 22.00 WIB malam dengan 19 orang pekerja migran illegal yang hendak akan diberangkatkan ke Malaysia menggunakan 1 unit Speed Boat Kayu mesin tempel merk Yamaha 1 X 200 PK.

Dalam perannya, terdakwa Sumantri diduga sebagai Tekong yang menampung, mengatur dan memfasilitasi para pekerja migran illegal hingga sampai ke tujuan (Malaysia) dengan meminta bayaran jutaan rupiah dari setiap orangnya. (Ag)




Scroll to top