Selain Jelaskan Titik Kerawanan Pemilu, Kapolda Kepri: Situasi Kepri saat ini Aman dan Kondusif - DINAMIKA KEPRI

Sunday, 14 April 2019

Selain Jelaskan Titik Kerawanan Pemilu, Kapolda Kepri: Situasi Kepri saat ini Aman dan Kondusif

  4 kali


Wakapolda Kepri, Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H. 

Dinamika Kepri, Batam - Dalam kata sambutannya, Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Andap Budhi Revianto, Sik dibacakan oleh Wakapolda Kepri menyampaikan, bahwa berdasarkan Undang – undang dasar 1945, Pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Di samping itu, pemilu adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat, dalam rangka membentuk sistem negara yang Legitimate dan berkedaulatan rakyat, sehingga pemerintahan yang lahir dari hasil Pemilu, merupakan kehendak rakyat dan dijalankan sesuai dengan keinginan rakyat.

Mengingat arti penting dan strategisnya pemilu bagi keberlangsungan pemerintah dan pembangunan nasional dalam mencapai tujuan negara, maka pada konteks inilah Polri sebagai penanggungjawab untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Hal ini dilakukan melalui manajemen keamanan yang terpadu dan komprehensif, mengerahkan segala sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerja sama sinergis dengan penyelenggaraan Pemilu, TNI, masyarakat dan mitra keamanan lainya, agar pesta demokrasi Pemilu 2019 dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis.

Dengan demikian diharapkan pemantapan demokrasi dapat terwujud, serta menjadi landasan menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Sampai dengan saat ini wilayah hukum Polda Kepulauan Riau masih dalam keadaan aman dan kondusif, ini semua tidak terlepas upaya-upaya yang telah kita lakukan mulai dari tahap pendaftaran sampai dengan tahapan kampanye yang baru saja berlangsung.

Kedepan kurang lebih 3 hari lagi kita akan dihadapkan pada tahap pencoblosan yang jatuh pada tanggal 17 april 2019, Polda Kepulauan Riau akan melakukan pengamanan  terhadap 5.477 TPS dengan personel Polri yang ditugaskan pengamanan melekat di TPS sebanyak 2.363 personel.

Pergeseran pasukan yang diperbantukan ke satuan kewilayahan adalah sebanyak 1000 personel dengan rincian di Polresta Barelang sebanyak 480 personel, Polres Tanjungpinang 65 personel, Polres Karimun 183 personel, Polres Bintan 59 personel, Polres Lingga 95 personel, Polres Natuna 30 personel dan  di Polres Kepulauan Anambas 88 personel.

Adapun kerawanaan saat penghitungan suara adalah adanya manipulasi dalam penghitungan suara sehingga menyebabkan ketidakpuasan massa pendukung atas hasil penghitungan suara, sabotase, pengurusakan, pembakaran terhadap kotak suara, surat suara dan TPS serta tindakan pelanggaran hukum lainnya.

Sedangkan saat pengiriman kotak suara dari KPU ke PPK dan ke TPS atau sebaliknya, kerawananya adalah terjadi penghadangan dijalan terhadap rombongan yang mengawal kotak dan surat suara serta pengrusakan fasilitas tempat penyimpanan kotak dan surat suara.

Demikian juga kerawanan pada kantor desa atau kelurahan, kerawanan-kerawanan tersebut yang sangat mungkin akan muncul menjadi gangguan nyata, saudara-saudara harus peka dan tanggap terhadap gejala-gejala yang muncul serta segera dapat mengambil langkah-langkah yang cepat, tepat dan profesional dalam penanganannya.

Bilamana terjadi gangguan keamanan saat hari H, maka lakukan tindakan tegas terukur, hindari arogansi, pelangaran ham serta lakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait yang ada di TKP.

Jangan terpancing emosi, bertindaklah yang cerdas dan adil, terhadap pelaku yang terlibat baik dari masyarakat maupun oknum lainnya, segera serahkan kepada pejabat yang berwenang untuk ditindaklanjuti, demikian dibacakan Wakapolda Kepri, Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Lalu setelah selesai melaksanakan Apel Pergeseran pasukan, acara dilanjut dengan Silaturahmi Kapolda Kepri bersama keluarga personil Polda Kepri,

Kapolda Kepri juga menyampaikan bahwa acara itu dilakukan yakni sebagai wujud kepedulian pimpinan Polda Kepri terhadap personil yang akan melaksanakan tugas pengamanan.

"Kepedulian ini tentu di harapkan memberikan Support dan motivasi kepada rekan-rekan personil yang akan melaksanakan tugas di lapangan sehinga pada akhirnya pelaksanaan tugas ini bisa di laksanakan dengan baik," tutup Kapolda Kepri. (Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?