Miliki BB 11 Kilo Sabu, Dua Terdakwa ini Divonis Ringan di Bawah Tuntutan Jaksa - DINAMIKA KEPRI.COM

Wednesday, 24 April 2019

Miliki BB 11 Kilo Sabu, Dua Terdakwa ini Divonis Ringan di Bawah Tuntutan Jaksa

  4 kali


Terdakwa Hendri dan Hery Loardry saat disidangkan di PN Batam.

Dinamika Kepri, Batam - Dua terdakwa jaringan narkoba antar lintas provinsi antar kota, Batam-Kendari, Heri Laonardy alias Cobra dan Hendry alias Apen dengan Barang Bukti (BB) Narkotika jenis sabu 11 Kg, terlihat senyum sumringah setelah divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa, Selasa (23/04/2019).

Oleh majelis hakim yang diketuai ketua Efrida Yanti, keduanya divonis hukuman berbeda, Heri Laonardy alias Cobra divonis 17 tahun penjara sedangkan Hendry alias Apen 15 tahun penjara masing-masing denda Rp 1 miliar subsidier 6 bulan kurungan penjara.

Kedua terdakwa tersenyum diduga karena hukumannya lebih dari tuntutan jaksa. Sebelumnya kedua terdakwa itu masing-masing dituntut jaksa 20 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidier 6 bulan kurungan penjara.

Baca jugaHendry dan Hery Loanardy Pemilik Sabu 11 Kg Dituntut Jaksa 20 Tahun Penjara

Dalam amar putusannta, oleh majelis hakim kedua terdakwa dinyatakan terbukti dan meyakinkan melakukan tindak pidana “pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli , menukar Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram”, sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan Kesatu Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah usai pembacaan putusan, hakim juga mengingatkan terdakwa agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Saudara Hendri dua kali melakukan, dan Cobra gendut baru pertama kali, untuk itu jangan diulangi lagi,”pesan hakim Efrida Yanti kepada para terdakwa .

Terhadap putusan itu, melalui panasehat hukumnya, kedua terdakwa menyatakan menerimanya. sedangkan jaksa penuntut, Rumondan Manurung kepada majelis hakim menyatakan pikir.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Heri Laonardy alias Cobra dan Hendry alias Apen adalah merupakan hasil tangkapan dari Mabes Polri. Dari keduanya polisi berhasil menemukan barang bukti sabu total sebanyak 11 kilogram.

Baca jugaPengiriman Sabu Dikendalikan dari Lapas Perempuan Batam? Indah : Saya Dipandu Yuyun Pakai Video Call 

Kedua terdakwa ini adalah merupakan jaringan terdakwa dari Enda, terdakwa Intan dan terdakwa Budhi di Batam yang mana saat ini juga sedang menunggu putusan Pengadilan Negeri Batam.

Selain itu, kedua terdakwa ini juga jaringan Ahong di Tanjungpinang yang juga merupakan satu jaringan dengan Enda di Batam.

Sayangnya Ahong tidak ikut disidangkan karena keburu meninggal dunia akibat melopat dari jendela kamar hotel saat hendak polisi menangkapnya di salah satu hotel di Tanjungpinang, Kepri.

Hendri alias Apen sendiri sebelumnya ditangkap pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2018, sekitar pukul 16.30 Wita, di Jl.Salemba, Punggolaka, Puwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?