Dua Kapal Ikan Asing Ditangkap Ditpolair Polda Kepri - DINAMIKA KEPRI.COM

Tuesday, 23 April 2019

Dua Kapal Ikan Asing Ditangkap Ditpolair Polda Kepri

  Dibaca: 1 kali




Dinamika Kepri, Batam - Dir Polair Polda Kepri Kombes Pol Benyamin Sapta bersama Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, Komandan Kapal KP. Baladewa 8002, Kepala seksi Konservasi wilayah II BKSDA Riau, Kepala TU Karantina ikan Batam dan Kepala PSDKP Batam, Senin (22/4/2019) melakukan Konferensi Pers di Mapolda Kepri terkait adanya penangkapan 2 kapal ikan milik asing di perairan Natuna.

Kedua kapal tersebut yakni bernama KG 93689 TS dan KG 93690 sebelumnya diamankan oleh tim personel kapal KP Baladewa 8002.

Dijelaskan, kronologisnya penangkapan dua kapal itu yakni pada hari selasa tanggal 16 April 2019. Kedua kapal itu diamankan oleh tim KP Baladewa 8002 sedang melaksanakan patroli di perairan Natuna Utara.

Kapal KG 93689 TS, ditangkap pada pukul 16:23 Wib di titik koordinat 05° 27' 690" N - 105° 42' 010" E.

Dari kapal itu, petugas mengamankan  jumlah ABK 9 orang dengan Nakhodanya bernama Nguyen Thanh Tung Warga Vietnam.

Saat diperiksa, Kapal itu didapati berisi muatan Ikan Campur dan cumi kering.

Sedangkan kapal KG 93690 TS,  ditangkap pada pukul 16:37 Wib di titik koordinat 05° 28' 303" N - 105° 40' 279" E dengan jumlah ABK 5 orang, nama Nakhodanya, Dang Bao Quoc warga Vietanam. Di dalam kapal, petugas menemukan berisi muatan cumi kering.

Selain itu, kedua kapal itu juga tidak dilengkapi dokumen yang sah. Setelah pemeriksaan dilakukan, kedua kapal lalu di Adhock menuju pelabuhan Batu Ampar Batam, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.


Kedua kapal, ABK dan Nahkoda itu diamankan diduga melakukan tindak pidana perikanan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 92 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan sub pasal 93 ayat (2) dan (4) jo pasal 98 dan pasal 69 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

"Selama ini di perairan Natuna Utara termasuk perairan yang menjadi tempat pencurian ikan bagi kapal ikan asing, sehingga hal ini menjadi atensi dan perhatian dari kita semua termasuk rekan-rekan dari TNI AL, dan Kementerian Perikanan," kata Dir Polair Polda Kepri Kombes Pol Benyamin Sapta kepada media.(Ril)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...