Diduga Pungli Terselubung, Pengacara dari Bekasi Kesal di PN Batam Pertanyakan Siapa Pemilik VA 8791108309120181 - DINAMIKA KEPRI.COM

Monday, 1 April 2019

Diduga Pungli Terselubung, Pengacara dari Bekasi Kesal di PN Batam Pertanyakan Siapa Pemilik VA 8791108309120181

  4 kali


Bukti Setor Tunai ke VA 8791108309120181.
Dinamika Kepri, Batam - Meski dicatumkan gratis, Hasoloan Marbun, kuasa hukum pemohon Kasasi Boris Ngangi di nomor perkara Kasasi 120/Pdt.Bth/2017/PN Btm, mempertanyakan soal penyetoran tunai biaya Kasasi Rp 500 ribu ke Bank BNI dan siapa pemilik Virtual Akun (VA) 879110830912018.

" Untuk biaya permohonan Kasasi ini, saya setor dua kali, Rp 2,8 juta ke Bank BTN dan Rp 500 ribu ke Bank BNI. Penyetoran ke Bank BTN itu jelas karena langsung setor ke rekening PN Batam. Tapi penyetoran Rp 500 ribu ke BNI yang atas perintah pihak Panitera PN Batam itu, untuk siapa? Karena di situ tidak ada nama penerimanya, hanya nomor Virtual Akun (VA) saja. Jangan-jangan ini Pungli terselubung?," kata Hasoloan Marbun penasaran kepada media, Senin (1/4/2019) sore saat masih di sekitaran PN Batam.

Menurutnya, selama 15 tahun ia beracara perdata di berbagai daearah, hanya di PN Batam mendapati hal demikian.

"Lima belas tahun saya beracara menangani perdata hingga ke Kasasi, tidak mendapati seperti ini. Dari mana pula rumusnya bisa sampai dua kali penyetoran biaya administrasi, yang benar sajalah," kata pria asal Bekasi itu.


Lebih rinci ia menjelaskan, agar permohonan kasasinya bisa dilanjutkan, kata dia pihak panitera menyuruhnya untuk menyetorkan uang sejumlah Rp 500 ribu ke nomor VA 8791108309120181.

" Kalau permohonan kasasi bapak mau dikabulkan, ya bapak harus menyetorkan itu, karena seperti itulah biasanya di sini," kata Hasoloan menirukan ucapan pihak Panitera PN Batam kepadanya.

Kepada media, ia juga mengaku sempat berdebat dengan pihak panitera PN Batam bernama Yanti soal itu.

"Saya sempat debat dengan yang namanya Yanti, tapi saya mengalah dan menurutinya. Bagi saya uang Rp 500 itu tidak ada masalah, namun yang jadi masalahnya yang seperti itu tidak ada di PN manapun di Indonesia ini, hanya di PN Batam ini saja. Maksudnya beda gitu. Aturan di mana bisa seperti itu. Ya, harapan saya rekan-rekan media juga dapat menelusuri siapa pemilik VA 8791108309120181 itu. Rp 500 ribu tiap hari kali sekian banyak orang, tentu tidak sedikit yang didapatkannya," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan pernyataan Bank di bukti penyetoran Rp 500 ribu ke BNI itu yang mana dituangkan berbunyi "Bank telah melaksanakan transaksi sesuai dengan permintaan Penyetor. Sehubungan dengan hal tersebut, Penyetor dengan ini membebaskan Bank dari segala tuntutan hukum berkenaan dengan transaksi di atas. Bukti Setoran Tunai ini merupakan alat bukti yang sah".

" Ya, artinya jika memang sah adanya, mengapa harus menuangkan tulisan, Penyetor dengan ini membebaskan Bank dari segala tuntutan hukum, maksudnya apa coba? Nah ini yang harus dipertanyakan. Tapi itu tugas rekan-rekanlah untuk menelusurinya," tutupnya. (Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?