Pengalaman Pahit Polan: Main Gelper juga Bunuh Diri - DINAMIKA KEPRI.COM

Saturday, 2 March 2019

Pengalaman Pahit Polan: Main Gelper juga Bunuh Diri

  4 kali


Ilustarasi. Lokasi Gelper di bilangan Nagoya usai digerebek polisi beberapa waktu lalu.

Dinamika Kepri, Batam - Beragam cara dilakukan manusia untuk mempertahankan hidupnya. Sebagian menganggap kehidupan itu adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dalam menjalani hidupnya selalu melakukan hal yang baik-baik dan selalu bersyukur sekecil apapun yang didapatkannya.

Selain itu ada sebagian yang menganggap kehidupan ini sebagai kutukan bagi dirinya, sehingga segala perbuatannya selalu nekad dan menunjukan keputusasaan.

Banyak orang yang mengakhiri hidupnya dengan cara mengambil jalan pintas dengan melakukan bunuh diri seperti melompat dari ketinggian, menjerat leher dengan tali, minum racun dan main Gelper. Loh kok main Gelper?

"Ya, main Gelper juga termasuk salah satu tindakan bunuh diri, bedanya itu matinya agak lambat dibandingkan tindakan nekat lainnya," kata Polan seorang mantan pemain Gelper yang mangaku sudah toubat 1 tahun ini.

Kata dia, kenapa bermain Gelper juga disebut suatu tindakan bunuh diri, karena main Gelper bisa membuat sport jantung. Jika jantung pemain tidak sehat dan siap menerima kekalahan, maka pemainnya bisa mati mendadak.

Menurut Polan menceritakan pengalamannya, lobang coin mesin Gelper memang terlihat kecil, tapi rumah, mobil, motor dan harta warisan, bisa masuk kedalamnya jika pemain tidak bisa mengontrol dirinya.

"Walau kecil lobangnya, tapi semua bisa masuk. Jika si pemain sudah candu, apapun akan dilakukannya untuk mendapatkan modal untuk bermain Gelper. Kalau ada kapal Tankernya, kapal tankernya itu pun akan masuk bisa masuk kedalamnya. Begitulah ngerihnya main Gelper itu. Tidak ada ujungnya. Kalah penasaran, menang ketagihan," ujarnya. 

"Artinya jika kita tidak bisa menahan diri, maka hancurlah kita, lagian mesin dilawan, pasti siapapun akan kalah. Logikanya, kalau tidak menguntungkan, tak akan mungkin pengusahanya membayar mahal urus izinnya,'' sambung Polan yang mengaku sudah trauma bermain Gelper itu. 

Kembali ke soal Gelper yang katanya termasuk kategori bunuh diri, lanjutnya Polan, bukan hanya bunuh diri, tetapi dengan tidak sadar, pemain Gelper itu juga sudah membunuh keluarganya dengan berlahan.

"Jika semua yang ada telah habis, itu sama saja telah membunuh berlahan kehidupan keluarga. Kalau sudah habis, apa lagi? Kebutuhan anak pasti tidak akan terpebuhi lagi, sekolah anak akan terganggu, bahkan takutnya istri pun bisa nekat cari kerjaan sampingan pergi malam pulang pagi," ucap Polan lagi.

Polan bukan nama sebenarnya, kepada awak media ini, Sabtu (2/3/2019) sore di bilangan Nagoya,Batam, menceritakan bahwa dirinya sudah trauma dengan yang namanya bermain judi Gelper.

Kata dia, akibat kecanduan main Gelper, dia telah bangkrut total. Modal usahanya selaku pelaku bisnis pengiriman pakaian dari Jakarta ke Batam, habis ludes semuanya.

Tak hanya itu, akibat kecanduannya bermain Gelper, anak dan istrinya juga sempat pulang ke kampung halaman karena tidak dinafkahinya. Tetapi saat ini anak dan istrinya itu telah dijemputnya dibawa kembali ke Batam.

Kata dia, sudah setahun ini dia tidak lagi bermain Gelper dan total telah ditinggalnya. Selain itu ia mengatakan, untuk mengembalikan keadaan ekonomi keluarganya seperti semula, kini dia terus banting tulang dengan giat melakukan bisnisnya dan telah meminta maaf kepada anak, istri dan keluarga besarnya.

"Cukup-cukuplah itu, kalau kuingat memang hancur kali bah waktu itu! Herannya, kalau kita sudah di dalam lokasi Gelper, rasanya tak ingat pulang. Berapapun uang yang kita bawa pasti habis. Macam ada yang goda di dalamnya. Bukan hanya uang kita bawa habis, dari ATM pun ikut terkuras dibuatnya," kenangnya sedih sembari mengangkat gelas kopinya.

Saat ditanya apa yang membuatnya bisa jadi kecanduan main Gelper waktu itu, kata dia, karena saat pertama kali main diajak temannya, dia pernah menang hingga puluhan juta rupiah.

"Itu karena saya dulu pernah menang sampai puluhan juta. Saya pikir-pikir enak juga main Gelper itu. Tak lama itu saya menang lagi, akhirnya jadinya ketagihan sampai saya hancur lebur habis semuanya. Kalau saya hitung-hitung, kekalahan saya selama main waktu itu semuanya mencapai empat ratusan jutalah," pungkasnya. 

Ketika ditanya apa tujuan dirinya menceritakan pengalamannya itu ke wartawan media ini, kata Polan, dirinya ingin berbagi pengalaman, supaya yang lain tidak ikut mengalaminya.

"Kan enggak ada salahnya bagi-bagi pengalaman hidup. Bagi yang terima silahkan, bagi yang tidak terima pun silahkan, lanjutkan perjuangan semoga menang! itu saja. Terkadang pengalaman orang lain bisa membuat kita teredukasi jadi mengetahui, oh seperti rupanya? jadi ada bahan pertimbangan sesorang sebelum melakukannya," tutupnya.

Gelper adalah singkatan dari Gelanggang Permainan Eletronik/Mikanik Ketangkasan. Arena Gelper di Kota Batam saat ini, begitu marak bak cendawan di musim hujan meskipun saat ini Batam tengah dilanda musim kemarau yang berkepanjangan.(Ag)


Editor : Agus Budi Tambunan

Apa reaksi anda tentang artikel ini?