Parah! Pelangsir BBM di SPBU Sekupang Bebas Leluasa - DINAMIKA KEPRI.COM

Friday, 1 March 2019

Parah! Pelangsir BBM di SPBU Sekupang Bebas Leluasa

  Dibaca: 1 kali


Suasana SPBU Sekupang, Batam, Jumat (1/3/2019) siang.

Dinamika Kepri, Batam - Parah, puluhan orang pria pelangsir BBM jenis premium dan solar di SPBU Sekupang, Batam, Jumat (1/3/2019) siang sekitar pukul 11: 15 Wib, terlihat bebas leluasa mengisi jerigennya.

Tak tanggung, tumpukan jerigen yang akan diisi juga terlihat berjejer di bawah mesin pompa BBM premium. Tak hanya itu, ratusan jerigen kosong lainnya untuk diisi juga masih menunggu di atas lori.

Akibat itu, pengendara sepeda motor yang rencananya ingin membeli premium (bensin=red), terpaksa mengalihkan antriannya ke antrian pompa BBM pertalite.

"Dari pada nunggu lama, isi pertalite sajalah bang. Ditunggu pun percuma, takutnya tiba giliran kita, habis pula bensinnya. Tuh lihat, banyak betul jerigennya," kata seorang pengendara kesal kepada awak media ini.

Menurutnya, pemandangan seperti itu sudah biasa di SPBU tersebut.

"Tiap hari memang seperti bang. Jam-jam segini pasti ramai pengantri membawa jerigen. Makanya bensin cepat habis di SPBU ini. Saya juga heran, setiap hari seperti ini, tapi tidak ada pihak manapun yang mau melakukan penindakan untuk menghentikannya," katanya lagi sembari  mengeserkan sepeda motornya mengikuti antrian.

Antrian Solar di SPBU Sekupang.
Pantauan awak media ini di SPBU bernomor register 14.294.733 itu, tak hanya bensin yang diisi ke jerigen, BMM Solar juga ikut diisi ke jerigen pelangsir.

Anehnya lagi, yang mengisi BMM itu ke jerigen tidak lagi pekerja SPBU, tapi pelangsir itu sendiri.

Sepertinya antara pekerja dan pelangsir BBM sudah terjalin kerja sama dan saling percaya.

"Mereka saling percaya itu baik, tapi  janganlah saling percaya mereka merugikan orang lain. Sepenglihatannya saya, setiap bensin masuk ke SPBU ini, selalu mereka (pelangsir=red) saja yang kulihat menghabiskannya, tak ada kesempatan untuk yang lain untuk membeli. Padahal kita sama-sama beli dan bayar," ujar pengendara itu sembari pergi dengan sepeda motornya, tampak kesal.

Dari harga, premium memang lebih murah dari pertalite, tak heran jika banyak pengendara lebih memilih premium ketimbang pertalite, namun jarang dapat karena antrian selalu panjang, namun untuk menghemat waktu, mau tak mau pengendara lebih kerap membeli pertalite atau pun  pertamax.

Dari penelusuran awak media ini, ternyata para pelangsir itu sebagaiannya adalah kebanyakan dari para pengecer bensin botolan di tepi jalan. Dan bukan rahasia lagi, di setiap pembelian satu jerigen ukuran 35 liter, pelangsir bensin selalu melebihkan Rp 10 ribu dari harga pembayaran.

Tak hanya itu, di SPBU tersebut juga terlihat antrian panjang mobil pengisi BBM solar dan barisan jerigen untuk diisi.

Biasanya, selain pelangsir pengecer bensin botolan bensin, pelangsir bensin dan solar lainnya yang memakai sepeda motor, itu selalu terlihat membawanya ke arah Tanjung Riau, Sekupang, sedangkan pelangsir bensin yang menggunakan mobil lori, itu terlihat membawanya ke arah pelabuhan Sekupang.(Ag)

Apa reaksi anda tentang artikel ini?

Loading...